Leicester tampil mengejutkan musim ini dengan menguasai klasemen Premier League dengan unggul lima angka dari Tottenham Hotspur di posisi kedua, di saat liga menyisakan sembilan pekan lagi.
Performa oke Leicester ini tak lepas dari peran para pemainnya, dari kiper hingga lini depan. Kekuatan utama The Foxes ada pada nama-nama seperti N'Golo Kante, Riyad Mahrez, dan Vardy yang jadi tumpuan utama dalam bertahan serta menyerang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, Claudio Ranieri selaku manajer klub tak ingin kehilangan sosok Walsh dan juga asisten manajer lainnya Craig Shakespeare. Ranieri pun meminta klub untuk segera memberi keduanya kontrak baru agar tidak diambil klub lain.
"Sangat penting untuk mempertahankan mereka," ujar Ranieri seperti dikutip Soccerway.
"Saya meminta mereka mendapat kontrak sama dengan saya karena saya punya hubungan sangat baik dengan seluruh staf. Saya ingin semua orang senang dengan saya, kontrak mereka, segalana," sambungnya.
"Mereka secepatnya bisa meneken kontrak baru itu, jika mereka merasa lebih senang maka semakin cepat kami bisa berkembang lagi."
Steve Walsh adalah eks pemain Leicester periode 1986 hingga 2000. Dia bermain 369 kali dan bikin 53 gol. Setelah pensiun, Walsh mengurus beberapa usahanya termasuk menjadi kolumnis di Leicester Mercury.

*ket foto: Steve Walsh (paling kanan)
"Saya sudah bertemu Steve sejak lama, ketika saya masih melatih Chelsea. Kami bekerja sangat baik di sana dan juga di sini. Dia fantastis."
"Kami mencari ke seluruh Eropa dan juga dunia, dan ketika kami merasakan sesuatu, maka dia langsung pergi menonton pertandingan itu, dan kembali untuk memberitahu hasil pengamatannya," tutup Ranieri.
(mrp/mrp)











































