Perburuan titel Premier League memang tinggal milik dua tim: Spurs dan Leicester. Tapi, peluang Spurs kian mengecil setelah mereka diimbangi West Bromwich Albion 1-1.
Leicester masih memimpin di puncak klasemen dengan nilai 76. Spurs terpaut tujuh poin di posisi kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca hasil imbang dari WBA itu dan pernyataan sang manajer, Tony Pulis, yang menginginkan Leicester juara, Kane memprediksi Spurs bakal sulit untuk menyapu bersih tiga laga sisa. Sebab, banyak tim--termasuk Chelsea yang akan jadi lawan terdekat Spurs--secara terbuka juga mengungkapkan dukungan kepada Leicester untuk menjadi kampiun musim ini.
"Kami sudah menjadi sebuah tim yang amat bagus tapi tim-tim yang ada di papan bawah datang kemari dengan hasrat meraih poin," kata Kane seperti dikutip Daily Star.
"Mereka coba-coba buang-buang waktu atau mencari perhatian wasit. Semua terlihat tampil 110 persen saat menghadapi kami.
"Banyak orang dan banyak suporter netral yang menginginkan Leicester terus meraih kemenangan dan menjadi juaranya," ucap pemain yang masih menjadi topskorer sementara dengan mengemas 24 gol itu.
Setelah menghadapi Chelsea, Spurs menyisakan laga dengan Southampton dan Newcastle. Sementara Leicester ditunggu Manchester United, Everton, Chelsea.
(fem/rqi)










































