Jika melihat performa Jamie Vardy saat ini, bos Leicester City Aiyawatt Srivaddhanaprabha mungkin akan menarik kembali ucapannya yang sempat meragukan Vardy saat dulu memboyongnya.
Wajar jika Aiyawatt berkata demikian mengingat saat dibeli pada 2012, Vardy masih berstatus pemain non-liga bersama Fleetwood Town. Manajer Leicester saat itu, Nigel Pearson, meminta Aiyawatt untuk membeli Vardy.
Nominal 1 juta poundsterling memang terasa biasa-biasa saja untuk klub-klub Inggris, bahkan bagi mereka yang bermain di level Championship. Kebetulan saat itu Leicester baru promosi dari League One.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembelian Vardy tiga tahun lalu itu diakui sudah menghabiskan budget transfer Leicester di tahun itu. Sebuah perjudian besar sudah dilakukan Pearson, Aiyawatt, dan juga Leicester.
Memang perjudian itu tak langsung tokcer dan baru empat tahun setelahnya, Vardy menjadi bintang dalam keberhasilan Leicester menjuarai Premier League. Total 22 gol dibuat yang menjadikannya top skorer tim musim ini.
Tak cuma itu, Vardy kini berstatus sebagai anggota timnas Inggris dan hampir dipastikan tampil di Piala Eropa 2016 jika tak ada cedera yang mengadang.
"Saya sebenarnya mempertanyakan pembelian Vardy di awal," ujar Aiyawatt seperti dikutip Soccerway.
"Saya bertanya kepada Nigel Pearson dan (pemandu bakat) Steve Walsh soal pemain ini, memeriksa laporannya selama seminggu, dan mulai merasa bahwa ini bakal jadi pembelian bagus, tapi saya harus memberi penjelasan kepada suporter yang bertanya 'Bagaimana mungkin kita membeli pemain non-liga seharga 1 juta pound?' Di depan fans saya terlihat seperti pemilik klub terbodoh di dunia," sambungnya.
"Jadi saya bertanya kepada keduanya, jika saya hanya punya budget 1 juta poundsterling untuk musim depan, siapa yang kalian beli? Dan mereka bilang 'Vardy'. Lalu saya bilang 'okelah'."
"Seluruh fans terkejut. Ada yang bilang 'Apa kau sudah gila? Kenapa mengeluarkan uang sebanyak ini untuk pemain non-liga?"
"Bahkan saya merasa dia tidak akan mampu bermain di Premier League. Di hari kami membelinya, dia datang kepada saya dan bilang 'Terima kasih karena sudah mengubah hidup saya," tutupnya.
Selama empat tahun memperkuat Leicester, Vardy bikin 48 gol dari 142 penampilan di seluruh kompetisi.
(mrp/din)










































