Leicester, yang dua musim lalu baru kembali main di Premier League dan nyaris terdegradasi lagi di 2014-15, dipastikan menjuarai Premier League 2015-16 setelah Tottenham Hotspur yang menjadi pesaing tunggalnya berimbang 2-2 dengan Chelsea, Senin (2/5/2016) waktu London.
Pencapaian itu sendiri sudah berada sedemikian jauh dari dugaan awal sehingga saat musim ini dimulai Leicester bahkan sampai mendapatkan banderol koefisien juara 5.000 banding 1 dari rumah-rumah taruhan, saking kecilnya peluang itu terwujud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, pada hari yang sama dengan keberhasilan Leicester juara tersebut, Burnley juga memastikan tiket promosi dari Championship ke Premier League untuk musim depan.
[Jan Kruger/Getty Images] |
Bursa taruhan Burnley juara "diserbu" petaruh, membuat Sky Bet saja berpotensi membayar 2 kali lipat daripada saat Leicester juara. Dalam hitungan hari, banderol koefisien untuk Burnley itu pun sudah dipangkas menjadi 1.000 banding 1 untuk mengurangi potensi kerugian.
"Sebagai sponsor dari Football League, kami sudah menduga minat dari para penggemar ketika memasukkan Burnley ke dalam perebutan titel, tapi yang terjadi kemudian sudah sedemikian luar biasa dan tak terduga," kata Dale Tempest dari Sky Bet.
"Sebelum ini cuma ada 128 yang memasang Leicester di awal musim ini dan sekarang kami sudah mendapati lebih dari 1.000 taruhan untuk Burnley, memunculkan sejumlah analisis mengerikan di buku data kami," lanjutnya seperti diwartakan Sky Sports.
Dalam sejarah persepakbolaan Inggris, pernah ada Nottingham Forest-nya Brian Clough yang secara mencengangkan langsung juara liga divisi teratas musim 1977-78 setelah promosi dari divisi di bawahnya--saat itu Divisi Dua.
Pun begitu, pada dua kesempatan promosi ke Premier League sebelum ini Burnley justru langsung terdegrasi lagi; finis ke-18 di 2009-10 dan ke-19 di 2014-15.
(krs/mrp)











































[Jan Kruger/Getty Images]