Leicester sukses mengunci juara bukan dalam pertandingan mereka. The Foxes memastikan titel Premier League ketika Tottenham Hotspur ditahan imbang Chelsea 2-2 di Stamford Bridge. Dengan sisa dua laga lagi, Spurs sudah tak mungkin mengejar nilai 'Si Rubah' dengan tamabhan satu poin itu.
Eden Hazard menjadi 'pahlawan' bagi Leicester di laga tersebut. Dia yang sepanjang musim tak terlihat, mendadak 'muncul' dalam derby London tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang penampilannya itu, Hazard membuat 42 sentuhan bola, tiga percobaan dua di antaranya on gol. Satu tembakannya benar-benar menjadi gol di menit ke-83. Gol itu sekaligus menjadikan kedudukan kedua tim imbang. Oleh Whoscored dia diberi nilai paling tinggi di antara para pemain lainnya.
"Semua berkat gol dari Hazard, dia bermain sangat bagus. Saya akan menciumnya berkat gol itu," kelakar Fuchs seperti dikutip Daily Mail. Fuchs 'merayakan' hasil imbang Spurs itu bersama-sama para pemain Leicester di kediaman Jamie Vardy.
"Dalam tim kami sendiri semangat adalah hal yang paling luar biasa. Anda sudah menyaksikan banyak video yang merekam pesta kami di rumah Jamie Vardy. Wajar kan apa yang dilakukan para pemain ini. Kami tidak mempunyai ekspektasi apapun malam ini, hanya berkumpul untuk nobar dan malah bisa berpesta bersama-sama.
"Ini sungguh momen yang luar biasa ketika wasit meniup peluit panjang dan, oh Tuhan, ini sungguh terjadi," ucap bek asal Austria itu.
Lagipula, sejak awal Hazard memang bertekad untuk menjegal Spurs menjadi juara liga. Dengan tersurat dia mengatakan salah satu langkahnya yakni dengan tak membiarkan The Lilywhites menang di markas mereka.
(fem/din)











































