Tak lagi melatih Manchester City bukan berarti Manuel Pellegrini kehilangan pamor. Pellegrini masih berhasrat membuktikan diri bisa sukses bersama klub-klub besar lainnya.
Meski meneken kontrak baru hingga 2018, Pellegrini tetap harus kehilangan jabatannya musim depan, setelah manajemen City menunjuk Pep Guardiola sebagai manajer baru untuk tiga tahun ke depan.
Berakhirnya era Pellegrini ini sebenarnya sudah diprediksi sejak lama terkait belum kompetitifnya City di kompetisi Eropa. Guardiola disebut jadi sosok yang pas untuk mewujudkan ambisi besar The Citizens tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi Pellegrini sudah berumur 62 tahun dan boleh dibilang karier melatihnya tak akan berlangsung lama.
"Opsi pertama adalah secepatnya kembali bekerja. Saya cinta profesi ini. Saya yakin masih bisa jadi manajer top untuk beberapa tahun ke depan," ujar Pellegrini membantah anggapan dirinya sudah habis dan akan pensiun.
"Saya belum lelah. Saya sama sekali tidak tertekan, saya menyukainya. Saya menyukainya karena ini membuat saya bersemangat setiap harinya," sambungnya seperti dilansir Soccerway.
"Jika saya tetap di Inggris bersama tim yang punya proyek kompetitif, maka itu akan jadi opsi yang sangat penting."
"Juga jadi sebuah pilihan jika saya pergi ke liga top Eropa lainnya dengan sebuah proyek penting bersama tim besar."
"Saya punya opsi ke depannya mungkin untuk tidak melatih di Eropa, tapi saya harus memutuskan berdasarkan banyak hal," tutupnya.
(mrp/roz)











































