Apresiasi teranyar untuk Mahrez itu ia terima dalam acara santap malam tutup musim The Foxes. Sebelum ini pemain internasional Aljazair itu sudah menyabet penghargaan Pemain Terbaik PFA.
Musim ini Mahrez mencetak 17 gol Premier League dan menciptakan 11 assist dalam membantu Leicester menjuarai ajang tersebut. Ia jadi pemain pilihan suporter usai mengalahkan N'Golo Kante dan Jamie Vardy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya amat gembira. Kami tahu kami sudah melakukan sesuatu yang gila--sesuatu yang luar biasa. Untuk diri saya sendiri, gol-gol yang saya sumbangkan buat tim, seluruh kemenangan. Kemenangan atas Aston Villa ketika kami sempat ketinggalan 0-2 sebelum akhirnya berbalik menang 3-2, dan juga kemenangan tandang lawan Manchester City.
"Stadionnya sangat luar biasa. Para penggemar amat dekat dengan kami dan saya merasa sangat senang main di sini. Saya cuma ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter. Saya harap mereka terus mendukung kami setiap tahun," tuturnya.
Sementara itu Kante kebagian penghargaan yakni Pemain Terbaik pilihan rekan-rekan setimnya. Ia mengalahkan Mahrez, Vardy, dan kapten Wes Morgan.
Vardy, yang sudah mencetak 24 gol dan masih bersaing memperebutkan predikat topskorer Premier League, juga mendapat penghargaan yaitu Gol Terbaik berkat tembakan jarak jauhnya ke gawang Liverpool di King Power Stadium pada bulan Februari.
Sedangkan penghargaan penampilan terbaik musim ini, hasil pilihan Claudio Ranieri dan stafnya, dijatuhkan pada kemenangan 3-1 di markas Manchester City.
Lulusan akademi Leicester, Jeffrey Schlupp, kembali mendapat penghargaan pemain muda terbaik sebagaimana tahun lalu. Pemain 23 tahun itu mengalahkan Demarai Gray dan Ben Chilwell.
(krs/fem)











































