Puncak Kesialan dan Kelegaan Smalling

Puncak Kesialan dan Kelegaan Smalling

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Senin, 23 Mei 2016 11:38 WIB
Puncak Kesialan dan Kelegaan Smalling
Foto: Getty Images/Paul Gilham
Manchester - Mendapatkan kartu merah di final Piala FA adalah puncak kesialan Chris Smalling di penghujung musim. Namun, Smalling akhirnya merasakan kelegaan juga.

Pada pertandingan final Piala FA akhir pekan lalu, Sabtu (21/5/2016) malam WIB, Smalling tidak bertahan sampai akhir pertandingan. Ketika babak tambahan memasuki menit ke-105, bek berusia 26 tahun tersebut diacungi kartu kuning oleh wasit Mark Clattenburg.

Smalling mendapatkan kartu kuning tersebut akibat menahan laju pemain depan Crystal Palace, Yannick Bolasie, yang hendak melakukan serangan balik. Kartu kuning tersebut tidak akan berarti apa-apa, kalau saja Smalling belum mendapatkan kartu kuning sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di babak pertama, ketika pertandingan bahkan belum berjalan 20 menit, Smalling menarik jatuh penyerang Palace, Connor Wickham. Ketika itu, Clattenburg langsung mengacunginya kartu kuning --yang artinya, kartu kuning atas Bolasie merupakan kartu kuning kedua dan Smalling harus meninggalkan lapangan.

Dalam kedudukan 1-1, tim Smalling, Manchester United, pun harus bermain dengan 10 orang.

Ini bukanlah pertama kalinya Smalling menerima kesialan di penghujung musim. Ketika bermain di semifinal Piala FA, kala United menghadapi Everton, ia mencetak gol bunuh diri --membuat Everton menyamakan skor menjadi 1-1. Lalu, pada laga terakhir Premier League musim ini, kala United bertanding melawan AFC Bournemouth, ia mencetak gol bunuh diri juga.

Tak pelak, kartu merah di pertandingan terakhirnya musim ini tersebut, menjadi puncak kesialan Smalling. Beruntung baginya, United akhirnya menang. Pada menit ke-110, Jesse Lingard membobol gawang Palace. Smalling pun mengaku lega.

"Saya lega bukan main," ujar Smalling seperti dilansir Soccerway.

"Saya harus belajar bahwa saya tidak bisa begitu saja menerjang untuk merebut bola. Ada saat-saat tertentu untuk melakukannya."

"Untungnya, kesalahan saya tidak berujung petaka, sebab Jesse mencetak gol yang luar biasa. Tapi, saya pikir kami memang layak menang karena kami menciptakan banyak peluang," kata Smalling.

United pun menang 2-1 atas Palace berkat gol Lingard tersebut. Mereka mengangkat trofi juara Piala FA musim ini, menambah koleksi mereka menjadi 12. Kemenangan tersebut sekaligus memutus puasa gelar Piala FA yang sudah berlangsung sejak 2004.

(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads