Bek tengah internasional Kamerun itu dipastikan ke Liverpool pada bulan Februari lalu, meski kepindahannya baru resmi terjadi pada 1 Juli lalu setelah kontraknya habis dengan Schalke.
Dalam karier bersepakbola Matip, ini menjadi kali pertama ia merumput di luar Jerman--negara kelahirannya 24 tahun lalu. Tantangan tak kecil sudah pasti harus ia hadapi, apalagi dengan ketatnya Premier League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada tekanan, tapi memang itu yang saya inginkan. Itulah alasan saya datang ke sini. Saya yakin cukup bagus dan akan membuktikan hal tersebut. Saya masih harus menumbuhkan faktor kepemimpinan tapi saya yakin punya kemampuan untuk itu. Nilai plus saya? Saya amat bagus menangani bola-bola udara, terutama menghadapi sepak pojok dan bola-bola mati.
"Premier League jauh lebih menuntut secara fisik dan saya masih harus sedikit beradaptasi karena gaya mainnya sedikit beda. Tapi saya punya keyakinan yang cukup untuk mengatakan saya bakal tampil cukup bagus," tegasnya.
Musim panas ini Liverpool di antaranya sudah melepas Martin Skrtel dan Kolo Toure, dua pemain yang berposisi sebagai bek tengah, membuat Matip diprediksi akan langsung diandalkan Juergen Klopp di jantung pertahanan.
(krs/cas)











































