MU mengalami penurunan drastis sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, yang pensiun di 2013. Dalam tiga musim terakhir, MU dua kali berganti manajer dan pencapaian terbaiknya cuma finis keempat di liga yang terjadi pada 2014-15.
Usai Mourinho ditunjuk sebagai pengganti Louis van Gaal, tidak dipungkiri membuat optimisme pendukung 'Setan Merah' muncul kembali. Manajer Portugal itu nyaris tidak pernah gagal membawa trofi juara liga kepada setiap klub yang dibesutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin jadi juara," cetus Mourinho kepada The Sun. "Untuk mengatakan sebelum musim dimulai bahwa targetnya adalah empat besar? Empat besar bukan target. Kami ingin bermain untuk jadi juara!"
"Kalau selama musim berlangsung kami sadar perbedaan angka yang ada tidak memungkinkan kami untuk bertarung dalam memperebutkan gelar juara, kami akan mencetuskan sebuah titel baru, dan ketika Anda tidak bisa menjadi juara maka target berikutnya baru finis empat besar."
"Tapi suatu hari, saya tidak ingin bersembunyi di balik sebuah musim yang buruk atau gagal bermain di Liga Champions untuk bilang kami ingin finis empat besar," kata dia.
Saat ini MU sedang menjalani tur pramusim di China. MU akan melakoni laga kompetitif pertamanya melawan juara bertahan Premier League Leicester City dalam ajang Charity Shield (7/8/2016) sebelum membuka liga dengan menjamu Bournemouth sepekan kemudian.
(rin/roz)











































