Rashford menembus tim inti MU di bawah arahan Louis van Gaal musim lalu dan tampil mengesankan lewat sejumlah penampilannya di atas lapangan, yang juga membuatnya masuk skuat Inggris di Euro 2016.
Banyak yang menduga bahwa jam main penyerang 18 tahun itu akan berkurang di MU musim ini karena datangnya Ibrahimovic. Tapi pemain asal Swedia berusia 34 tahun itu sendiri berjanji siap jadi mentor Rashford demi mengasah talentanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca juga: Mourinho: Ibra adalah Berkah untuk Rashford]
"Saya sudah berada di puncak selama 10-15 tahun, saya sudah bermain untuk klub-klub yang cuma bisa diimpikan oleh banyak pesepakbola, dan saya sudah pernah merasakan gelar juara dengan setiap klub yang pernah saya bela. Saya telah bermain dengan pemain-pemain juara yang top, penuh kualitas, inilah yang saya bawa serta dan akan saya berikan kepada para pemain lebih muda. Kemampuan ini, fokus, apa yang harus mereka lakukan, tuntutan untuk seorang pemain.
"Saya melihat bakat Rashford amatlah besar, saya sudah di sini selama dua pekan dan saya pun telah melihat aksinya musim lalu. Kini saya melihatnya secara langsung setiap hari dan ia adalah pemain masa depan Inggris. Ia cuma harus terus bekerja keras, fokus terus, dan semuanya kemudian akan otomatis mengikuti.
"Saya pun dulu dibantu banyak pemain. Saya ingat ke Juventus yang diisi banyak bintang, saya melihat cara mereka bertingkah lalu, berlatiih, betapa profesionalnya mereka, bagaimana mereka makan. Anda mempelajari rincian-rincian kecil semacam ini dan mulai melakukan hal serupa. Kemudian Anda menjadi salah satu dari mereka," tuturnya.
(krs/krs)











































