Banyak yang menilai bahwa MU dan Fergie sudah melakukan kesalahan besar dengan melepas Pogba secara cuma-cuma empat tahun lalu ke Juventus. Pasalnya karier Pogba bersama 'Si Nyonya Tua' berkembang pesat dan membuatnya jadi salah satu gelandang terbaik dunia.
Oleh karenanya wajar jika Pogba jadi incaran banyak klub besar Eropa, sebelum akhirnya memilih kembali ke MU musim ini dengan nilai 89 juta poundsterling yang membuatnya jadi pemain termahal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Pogba, Fergie tetap sosok yang dia hormati sekali dan tak sekalipun dia membencinya. Hanya saja pria asal Skotlandia itu tidak bisa memberikan waktu bermain yang dibutuhkan Pogba kala itu.
"Saya sangat menghormatinya - manajer terhebat sepanjang masa. Saya tidak punya masalah dengannya dan tidak akan pernah membuat masalah," tutur Pogba kepada Sky Sports.
"Mungkin satu-satunya masalah saat itu adalah saya ingin bermain. Mungkin menurutnya itu terlalu cepat. Bagi saya itu sudah telat - saya sudah siap - itu saja," sambungnya.
"Saya belajar banyak darinya. Saya selalu menghormatinya dan saya berharap bisa bertemu dengannya."
"Jujur saja saya selalu mencintai United. Saya pergi karena saya ingin bermain dan saya ingin menunjukkan kepada dunia, United, bahwa saya sudah siap untuk main dan sangat termotivasi."
"Inilah bukti mengapa saya meninggalkan United tapi saya selalu memikirkan klub ini," tutupnya.
(mrp/raw)











































