Janssen tampil cemerlang bersama AZ Alkmaar pada musim lalu. Dia menjadi top skorer Liga Belanda dengan mencetak 27 gol di sepanjang musim. Produktivitas Janssen itulah yang membuat Tottenham rela mengeluarkan 17 juta poundsterling untuk memboyongnya ke White Hart Lane.
Hadirnya Janssen membuat Tottenham memiliki dua orang top skorer liga. Musim lalu, Harry Kane menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dengan 25 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Janssen sejauh ini selalu tampil pada tiga laga pertama Tottenham di Premier League, sekali jadi starter dan dua kali sebagai pemain pengganti. Akan tetapi, striker berusia 22 tahun itu belum menyumbangkan gol.
Janssen dan Kane sama-sama masih mandul. Tiga gol yang telah dicetak Tottenham justru berasal dari pemain-pemain yang berposisi gelandang dan bek: Erik Lamela, Victor Wanyama, dan Danny Rose.
Laga melawan Stoke City pada Sabtu (10/9) mendatang akan menjadi ujian berikutnya untuk Janssen. Suporter Tottenham tentu sangat berharap keran golnya striker timnas Belanda itu akan mulai terbuka.
Janssen sendiri merasa mulai betah di Tottenham dan diterima oleh rekan-rekan barunya.
"Saya selalu merasakan dorongan kuat untuk membuktikan diri. Mungkin itu talenta terbesar saya," ucap Janssen.
"Saya langsung diterima di dalam skuat. Kami memiliki tim yang muda, ambisius, tak ada pemain yang merasa mereka datang lebih dulu. Saya pikir itu membuatnya lebih mudah," katanya seperti dikutip dari Soccerway.
(mfi/rin)











































