Bomber Swedia itu digaet 'Setan Merah' setelah menyelesaikan kontraknya di Paris St. Germain. Ibra langsung memberikan dampak dengan sumbangan lima gol dalam lima penampilan di seluruh kompetisi yang diikuti MU.
Sejauh ini, Ibra sudah membuktikan bahwa dirinya masih layak ditakuti kendati usianya tidak lagi muda. Pesepakbola yang akan berusia 35 tahun pada Oktober nanti itu digadang-gadang bisa membangkitkan MU, yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di papan atas seperti yang dilakukan Cantona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap pemain mempunyai cerita sendiri-sendiri. Membandingkan cerita satu dengan yang lain tidaklah adil," ungkap Ibrahimovic di situs resmi MU.
"Bagiku, pembicaraan mengenai aku dan cerita dia [Cantona] kuanggap sebagai sebuah pujian. Dia sudah membuat sebuah cerita yang fantastis dan itu akan tetap ada di buku-buku sejarah dan hati para suporter, mungkin, selamanya."
"Jadi aku menganggapnya [perbandingan] sebagai sebuah pujian," imbuh pemain yang juga pernah memperkuat Ajax, Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan Barcelona itu.
Ketajaman Ibra kembali akan diandalkan MU saat menghadapi Feyenoord di laga Liga Europa tengah pekan ini dan Watford di akhir pekan.
(rin/roz)











































