Profit Menurun
MU Naikkan Harga Tiket
Minggu, 03 Apr 2005 13:33 WIB
Jakarta - Manchester United akan menaikkan harga tiket pertandingan kandang yang digelar di Stadion Old Trafford. Langkah ini diklaim sebagai cara untuk meningkatkan pendapatan. Kenaikan harga tiket buat para pemegang tiket musiman (season tickets) yang direncakan adalah sebesar 24 persen atau rata-rata 133 pounds (Rp 2.370.370).Dilansir Goal, Minggu (3/4/2005), langkah tersebut dilakukan manajemen untuk meng-cover penurunan penghasilan dari media, yang tahun lalu mencapai 14 juta pounds. Meski langkah ini dipuji sebagai langkah bagus untuk meningkatkan penghasilan, namun buat para pendukung langkah tersebut malah akan membuat Old Trafford menjadi kosong karena ditinggalkan penggemar. "Klub mengatakan kalau permintaan atas tiket melebihi jumlah yang tersedia. Pernyataan tersebut sulit dibantah. Namun ketika kebijakan soal kenaikan tiket itu berlaku, maka selain satu atau dua pertandingan besar, sulit rasanya mengharapkan stadion bakal penuh," kata Jules Spencer, chairman Independent Manchester United Supporters Association (IMUSA). "Kami menyadari tekanan yang dihadapi oleh David Gill, namun kami tidak percaya kalau pendukung adalah pihak yang harus terbebani karena kerugian yang diderita oleh klub di ladang bisnis lainnya," tandas Spencer. Meski mendapatkan tantangan dari fans, langkah menaikkan harga tiket dipercaya akan tetap dilakukan oleh manajemen demi meyakinkan para pemegang saham. Selain itu, langkah ini diyakini juga akan menjadi tekanan efektif buat Malcolm Glazer, yang berniat membeli saham mayoritas MU seharga 800 juta pounds. "Klub menyadari kalau kenaikan harga tiket takkan disambut gembira oleh fans." Namun kami terpaksa menolak 7.500 permintaan tiket setiap tahun, secara rata-rata, buat setiap pertandingan Liga.""Jika kami menaikkan harga tiket, kami bukan hanya menyeleksi penonton, yang terpenting kami akan meningkatkan pendapatan hingga 4 juta pounds, jumlah itu lumayan untuk menghindarkan penurunan keuntungan 14 juta pounds seperti tahun ini," tandas MU dalam pernyataannya. (mel/)











































