Bergabung di Everton sejak tahun 2013, saat itu masih berstatus pinjaman, hingga dipermanenkan semusim setelahnya dengan memecahkan rekor transfer klub 28 juta poundsterling. Begitulah perjalanan karier Lukaku di Everton.
Disia-siakan Chelsea, Lukaku bersinar terang di klub Merseyside itu dengan torehan 68 gol dari 137 penampilan atau rata-rata satu gol per dua pertandingan. Dari musim ke musim, ketajaman Lukaku makin menjadi-jadi, dari 16, 20, dan 25 gol di musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, bermain di Everton dalam waktu lama disebut tidak baik untuk karier Lukaku ke depannya. Lukaku butuh klub besar yang bisa memenuhi ambisinya dalam hal trofi.
"Potensinya bisa lebih hebat dan tinggi lagi ketimbang Everton sebagai tujuan terakhirnya," ujar Koeman kepada HLN seperti dilansir BBC.
"Jika Romelu ingin bermain di Everton hingga akhir kariernya, maka dia pasti merasa masih ada yang kurang," sambungnya.
Dalam 1-2 musim terakhir masa depan Lukaku memang kerap dispekulasikan, termasuk musim panas lalu saat Chelsea dikabarkan ingin memulangkannya. Namun, di satu sisi manajemen Everton tak ingin kehilangan Lukaku dan siap memberinya kontrak baru bernilai 'wah'.
"Saya memberinya kepercayaan diri dan dia pun mengakui bahwa itu bagus untuk perkembangan kariernya jika bertahan semusim di Everton. Tapi tidak ada yang tahu setelah musim ini bagaimana," tutup Koeman.
(mrp/nds)











































