Bertanding di Old Trafford, MU dikejutkan dengan gol cepat Diafra Sakho di menit kedua. 'Setan Merah' lantas membalas sekitar 20 menit kemudian melalui Zlatan Ibrahimovic.
Di sisa pertandingan, MU bermain lebih dominan dan menciptakan sejumlah peluang, termasuk saat Marcus Rashford berada dalam situasi one on one dengan kiper West Ham. Sayangnya, sampai bubar MU gagal menambah golnya yang membuat mereka hanya sekali menang dalam 7 laga Premier League terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho menjadi manajer ketiga MU sejak 2013. Dengan segala reputasinya, pria Portugal itu direkrut dengan harapan supaya The Red Devils kembali berjaya seperti era Alex Ferguson. Namun, sejauh ini Mourinho belum berhasil memenuhi ekspektasi.
"Kami sudah tahu kalau [menangani MU] bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Kami sudah tahu ada banyak sekali pekerjaan di depan kami," ungkap assisten manajer MU Rui Faria, yang dilansir ESPN.
"Kalau memang mudah, orang-orang sebelum kami akan langsung sukses. Kami tahu ini adalah sebuah klub besar, kami terbiasa bekerja di klub besar, dan kami tahu bagaimana caranya untuk membawa sebuah tim meraih kemenangan."
"Kami percaya dengan para pemainnya, kami percaya dengan tim, kami percaya bahwa banyak hal akan berubah," imbuh Faria.
Hasil imbang melawan West Ham semakin bertambah buruk dengan pengusiran Mourinho di tengah-tengah pertandingan. Manajer berusia 53 tahun itu berpotensi diskors dua pertandingan plus denda.
(rin/krs)










































