Dari Swedia hingga akhirnya kini memperkuat Manchester United di Premier League, Zlatan Ibrahimovic sudah merasakan empat kompetisi domestik berbeda. Dia meraih trofi liga di Belanda, Italia, dan Spanyol. Malah, sejak meninggalkan kampung halamannya dia cuma dua kali gagal memenangi titel liga (Ajax musim 2002/20013 dan AC Milan 2011/2012).
Jalan karier Ibrahimovic sangat berbeda dengan Lionel Messi. Sejak masih belia memperkuat Barcelona, bintang asal Argentina itu hingga kini masih berseragam Blaugrana. Dia malah diyakini akan berada di sana sampai akhir kariernya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir itu (saya dan Messi) dalah dua pemain berbeda baik dalam hal gaya dan bagaimana cara kami memainkan sepakbola. Saya adalah tipe yang bertualang dan menaklukkan beragam negara, dia adalah tipe yang bertahan di satu tempat untuk periode yang panjang dan tetap tampil luar biasa di sana," sahut Ibrahimovic saat ditanya peluang Messi meraih sukses jika bermain di Premier League.
"Jika dia bisa melakukannya di sana, (maka) dia bisa melakukan hal yang sama di mana saja karena dia adalah jenis pemain yang mencintai sepakbola, dia mencintai pertandingan itu sangat besar. Dia tidak akan kesulitan tampil seperti apa yang dia tunjukkan di Barcelona saat bermain di tempat manapun di seluruh dunia," lanjut Ibra dalam wawancaranya dengan ESPNFC.
Ibra sempat semusim bermain bersama Messi saat memperkuat Barcelona di periode 2009/2010. Dari kebersamaan yang singkat itu Ibra melihat kalau Messi adalah sosok pesepakbola yang luar biasa.
"Saya pikir Messi adalah satu-satunya. Saya tidak tahu apakah akan melihat pemain lain melakukan seperti yang dilakukan Messi karena dia punya gaya untuk menjadi pemain seperti itu. Saya beruntung bisa melihat dia setiap hari."
"Seperti saya sudah pernah katakan sebelumnya, itu seperti bermain PlayStation: Anda memberikan bola padanya dan Anda akan bisa melewati setiap pemain. Seperti itulah Messi," sanjung Ibra.
(din/krs)











































