Pelatih Catalan itu bergabung City pada musim panas lalu. Ekspektasi tinggi dihadapkan kepada dia setelah berbagai sukses yang dia raih bersama dua tim yang pernah ditanganinya sebelumnya: Barcelona dan Bayern Munich.
Selama membesut Barca, Guardiola membawa Lionel Messi dkk. menjuarai La Liga tiga kali dalam rentang empat musim serta dua trofi Liga Champions dan Copa del Rey. Sedangkan bersama Bayern, Guardiola tidak pernah gagal mempersembahkan titel juara Bundesliga dalam tiga tahun masa kerjanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, kesulitan-kesulitan itu siap dihadapi Guardiola. Hanya saja, dia akan butuh waktu.
"Ketika saya datang ke sini orang-orang mengharapkan banyak hal dari saya dan staf saya karena kami sudah memenangi banyak gelar di masa lalu," ungkap Guardiola, yang dilansir Telegraph.
"Saya memutuskan untuk membuktikan diri saya dan untuk keluarga saya, pindah dari zona nyaman kami. Itulah mengapa saya memilih Manchester -- untuk membuktikan diri dan memiliki sebuah tantangan baru."
"Kalau orang-orang berpikir: 'Pep sudah di sini; City akan menang'. Tidak, itu bukanlah sesuatu yang bisa Anda pilih sesukanya. Anda perlu banyak hal untuk diubah dan kami sedang dalam proses untuk melakukannya. Gila kalau bepikir saya akan mengubah segalanya," sambung Guardiola.
"Saya datang untuk belajar. Itulah mengapa saya pindah. Saya datang untuk belajar. Kalau saya tidak menyukainya, saya masih akan tetap di Barcelona," lugas dia.
(rin/din)










































