Conte, 47 tahun, telah mengukir sejarah. Sejak mengubah formasi The Blues menjadi 3-4-3 pada September lalu, Diego Costa dkk. sukses melewati 13 pertandingan beruntun liga dengan kemenangan, melampaui rekor sebelumnya [11] yang pernah tercipta di 2009.
Rangkaian kemenangan tersebut mengantar Chelsea menduduki posisi teratas klasemen sementara dengan nyaman lewat keunggulan 5 poin dari saingan terdekatnya, Liverpool. Jarak itu masih mungkin melebar karena Chelsea baru akan bertanding melawan Tottenham Hotspur, hari ini (4/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di era Roman Abramovich, Chelsea sering kali berganti manajer. Direktur teknik klub Michael Emenalo membuka peluang Conte sebagai manajer terakhir mereka.
"Memilih Conte [sebagai manajer permanen baru Chelsea] tidaklah sesulit dibanding menggaet dia. Saat itu dia adalah manajer timnas Italia, sebuah negara yang mencintai sepakbola. Kami terkesan dengan dia ketika kami menghadapi dia kala melatih Juventus [di Liga Champions 2012-13]," ungkap Emenalo kepada Sky Italia.
"Dia sudah membawa dalam dirinya bukan hanya latihan teknik yang hebat, tapi juga pendekatan dia ke banyak pertandingan. Para pemain mencintai dia dan kami juga menyayangi dia. Ada kemungkinan bagi dia berada di sini selamanya, dia benar-benar hebat."
"Kami memang belum memenangi apapun, tapi kami tahu kami sangat kompetitif dan kami sedang dalam posisi yang kami inginkan," cetus Emenalo.
(rin/din)










































