sepakbola
Jelang MU vs Liverpool

7 Sosok Paling Dibenci dalam Rivalitas MU dan Liverpool

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
Jelang MU vs Liverpool

7 Sosok Paling Dibenci dalam Rivalitas MU dan Liverpool


Doni Wahyudi - detikSepakbola

Foto: Shaun Botterill/Getty Images
Foto: Shaun Botterill/Getty Images
Jakarta - Dua klub tersukses di Inggris, Manchester United dan Liverpool, kembali berhadapan di akhir pekan ini. Rivalitas yang sudah mengakar lebih dari seabad itu memunculkan sosok-sosok yang begitu dibenci kedua kubu. Siapa saja?

Sejarah mencatat Manchester United dan Liverpool pertama berhadapan pada 28 April 1894 silam. Liverpool ketika itu mengalahkan MU (yang masih memakai nama Newton Heath) dengan skor 2-0.

Hingga pertemuan terakhir kedua tim di 2016 lalu, yang tuntas 0-0, sudah ada 197 duel terjadi di berbagai ajang. Hasilnya, MU unggul dengan 79 kemenangan, berbanding Liverpool yang mengumpulkan 65 kemenangan. Sementara 53 lainnya tuntas dengan hasil imbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari banyak duel-duel yang terjadi muncul sosok-sosok yang begitu dibenci oleh kubu lawan. Bukan saja oleh sesama pemain, karena rasa tidak suka tersebut juga dirasakan oleh suporter dan bahkan menjalar ke seluruh kota.

Dikerucutkan sejak era Premier League, Bleacher Report mengumpulkan sosok-sosok yang dianggap paling dibenci oleh masing-masing kubu dalam rivalitas Manchester United dan Liverpool. Ini daftarnya:
Luis Suarez

Foto: Alex Livesey/Getty Images

LUIS SUAREZ

Ada banyak alasan kenapa MU dan seluruh pendukungnya membenci Suarez. Yang pertama adalah karena dia striker brilian yang (sayangnya) harus bermain di klub seteru.

Pendukung MU tak akan mudah melupakan aksi gemilang Suarez saat dia melewati tiga pemain belakang 'Setan Merah' di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang melewati kiper Edwin van der Sar dan diteruskan menjadi gol oleh Dirk Kuyt.



Hal lain yang membuat striker asal Uruguay itu jadi musuh fans MU adalah soal aksi rasialnya pada Patrice Evra. Di tahun 2011 FA mendakwa Suarez telah melontarkan kata-kata bernada penghinaan rasial pada Evra.

Kejadian itu kemudian berbuntut panjang. Salah satunya adalah sikap kubu Liverpool yang terus memberikan dukungan pada Suarez dengan kaus yang dipakai sebelum pertandingan. Sementara di pertemuan MU dengan Liverpool selanjutnya Suarez menolak berjabat tangan dengan Evra.

Patrice Evra

Foto: Shaun Botterill/Getty Images

PATRICE EVRA

Meskipun komite independen yang dibentuk FA menyatakan Suarez bersalah atas serangan rasial pada Evra, banyak pendukung Liverpool yang tak sependapat. Ada keyakinan kalau semua Evra cuma mengada-ada soal serangan rasial yang dilakukan Suarez.

Maka wing back asal Prancis itupun berulang kali dapat sorakan cemoohan dari Liverpudlian, terutama saat bermain di Anfield.

Sebagaimana MU membenci Suarez karena dia begitu hebat menjebol gawang, kebencian fans Liverpool pada Evra diyakini punya landasan yang sama. Evra adalah bagian penting dari permaina MU sepanjang dia menetap di Old Trafford.

Sembilan tahun berseragam Setan Merah, dia mempersembahkan lima trofi Premier League.

Gary Neville

Foto: Clive Mason/Getty Images

GARY NEVILLE

Gary Neville punya semua atribut untuk sangat dibenci Liverpool. Dia cinta mati dengan MU, menghabiskan sepanjang kariernya di sana, dan bahkan menjadi kapten. Neville tumbuh besar menyaksikan pertandingan-pertandingan MU, di mana ketika itu Liverpool lah yang mendominasi Inggris dan Eropa.

Namun saat menjadi pemain profesional, dia berhasil membawa MU mematahkan dominasi Liverpool. Lebih dari itu, dia juga mengantar klubnya mengalahkan jumlah trofi juara liga 'Si Merah'.

Suporter Liverpool punya chant khusus untuk Neville. Jumlahnya ada beberapa dan bisa dengan mudah Anda temukan di Youtube.

Neville juga dianggap pernah membuat masalah saat dia mencetak gol ke gawang Liverpool dan merayakannya di depan pendukung The Reds dengan mencium logo MU di jersey.

Steven Gerrard

Foto: Alex Livesey/Getty Images

STEVEN GERRARD

Sama seperti Neville, Steven Gerrard punya banyak potensi untuk dibenci MU dan seluruh pendukungnya. Selama lebih dari satu dekade dia menjadi simbol di Anfield.

Terlepas dari tiadanya gelar Premier League yang diraih, Gerrard jadi sosok yang merepresentasikan Liverpool di era 2000-an. Apalagi dia dia sempat mengukuhkan keunggulan Liverpool atas MU di Eropa saat mengantar timnya menjuarai Liga Champions di 2004.

Namun sebuah kejadian di jelang akhir kariernya di Liverpool membuat dia akan jadi olok-olok pendukung 'Setan Merah'. Chant 'dia memberikannya pada Demba Ba' bakal lama bergaung di Old Trafford - merujuk pada kejadian terpelesetnya Gerrard dalam momen perebutan juara dengan Chelsea di musim 2013/2014.

Fakta lainnya: Gerrard dapat kartu merah pada laga terakhir dia menghadapi MU.

Michael Owen

Foto: Alex Livesey/Getty Images

MICHAEL OWEN

Pada awalnya dia dibenci pendukung MU, tapi kemudian jadi musuh buat Liverpudlian. Michael Owen jadi satu-satunya sosok dalam daftar ini yang dibenci (dan juga dicintai) oleh kedua tim.

Liverpool berharap sangat banyak pada Owen saat dia mulai menapaki karier profesional. Menjadi jebolan akademi sendiri dan kemudian tampil gemilang di Piala Dunia 1998, masa depan Liverpool bersama Owen sepertinya akan cerah.

Tapi cedera menghapus mimpi-mimpi itu, sampai akhirnya Owen mematahkan hati pendukungnya dengan pidah ke Real Madrid. Tapi bukan itu kejutan terbesarnya, di tahun 2009 Owen resmi menjadi pemain Manchester United.

Bersama MU, Owen berhasil memenangi satu titel Premier League. Fans MU pun menciptakan chant lain: Owen punya satu, Gerrard masih nol.

Setelah pensiun, Owen ternyata kembali ke Liverpool menjadi duta klub tersebut. Jadi terserah Anda mau bersikap apa padanya kini.

Wayne Rooney

Foto: Michael Regan/Getty Images

WAYNE ROONEY

Mantan rival sekota yang kemudian membela musuh bebuyutan. Wayne Rooney tentu saja sangat dibenci pendukung Liverpool.

Tumbuh sebagai Evertonian (pendukung Everton), Rooney memulai karier profesionalnya bersama The Toffees. Masih berusia sangat muda, dia kemudian pindah ke Manchester United. Kombinasi dua klub yang paling dibenci Liverpudlian.

Saat MU menjuarai Liga Inggris untuk kali ke-19, mematahkan rekor sebelumnya milik Liverpool, Rooney mencukur bulu dadanya membentuk angka 19. Silakan tanya pendukung Liverpool betapa menyebalkannya hal itu.

Howard Webb

Foto: Ben Radford/Getty Images

HOWARD WEBB

Menurut legenda, Howard Webb adalah pendukung Manchester United.

Benar atau tidaknya itu tergantung sudut pandang masing-masing. Yang jelas 'legenda' itu muncul di musim 2011, setelah duel MU dengan Liverpool.

Sebabnya adalah Webb memberi penalti pada Dimitar Berbatov (sebuah keputusan yang dianggap kontroversial), plus kemudian mengartu merah Steven Gerrard.

Usai laga tersebut Ryan Babel melalui akun Twitternya memposting foto Webb. Bukan sembarang foto, karena foto itu bergambar Webb tengah memakai seragam MU. Babel tentu saja dihukum FA, tapi legenda itu sudah terlanjur tercipta.

Foto: ist.

(din/cas)












Hide Ads