Menjamu Swansea di Anfield, Sabtu (21/1/2017) malam WIB, pertandingan berakhir tanpa gol di babak pertama. Tim tamu langsung menggebrak dengan membuat dua gol cepat lewat Fernando Llorente tak lama setelah turun minum.
The Reds menyamakan skor setelah Roberto Firmino mencetak dua gol di menit ke-55 dan 69. Akan tetapi, Gylfi Sidgursson menjadi mimpi buruk bagi Liverpool usai golnya di menit 69 memastikan kemenangan 'Si Angsa'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pertandingan berikutnya, Liverpool akan melakoni laga kandang melawan Southampton di semifinal leg II Piala Liga, lalu menjamu Wolverhampton di babak empat Piala FA, sebelum menjamu Chelsea di lanjutan Premier League.
"Tidak ada yang tahu soal itu, kami baru akan tahu di akhir musim," kata Henderson kepada BT Sports. "Tapi yang penting adalah bagaimana reaksi Anda setelah berbagai kekalahan. Dengan begitu, Anda bisa menunjukkan karakter, menunjukkan semangat, dan menunjukkan seberapa bagus Anda sebagai sebuah tim di laga selanjutnya."
"Pertandingan berikutnya sangat penting bagi kami, dan kami harus bereaksi dengan cara yang tepat," sambung gelandang Inggris ini.
"Satu kekalahan tidak membuat Anda menjadi sebuah tim yang buruk, kami masih memiliki banyak peercayaan diri di dalam skuat. Kami mesti belajar dari hari ini, karena ada banyak kesalahan di sana dan memastikan di pertandingan berikutnya kami tampil lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih baik pula." (rin/krs)











































