Peringkat Liverpool di papan klasemen Premier League turun lagi. The Reds mendiami posisi kempat dengan nilai 45 alias 10 poin dari pemuncak tabel, Chelsea.
Posisi Liverpool turun usai dikalahkan Swansea City, klub yang ada di ambang degradasi. Si Merah kandas 2-3 dalam laga di pekan 22 liga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liverpool juga paling sering kebobolan dibandingkan tim-tim enam besar, kebobolan 27 gol. Cuma kalah satu gol lebih sedikit ketimbang Manchester City (kebobolan 28 gol).
Dengan catatan itu, Liverpool merupakan tim enam besar dengan jumlah kebobolan paling banyak. Mereka sudah kemasukan sebanyak 24 gol dalam 22 pertandingan.
Satu kekalahan lain malah didapatkan Liverpool lagi usai hasil negatif dari Swansea itu. The Reds tersingkir dari Piala Liga usai kalah agregat dari Southampton 0-2.
Menilik laju secara keseluruhan tahun ini, Liverpool sulit menang. Dalam tujuh laga yang dilakoni, The Reds cuma menang satu kali.
Dalam kondisi babak belur itu, Liverpool sudah ditunggu babak keempat Piala FA menghadapi Wolverhampton Wanderers di Anfield pada Sabtu (28/1/2017) pukul 19.30 WIB.
"Skuat Liverpool memiliki semangat yang sip, so satu sama lain saling membantu, baik laju sedang buruk atau bagus," kata Ojo seperti dikutip Liverpool Echoe.
"Kami tengah menjalani periode yang sulit tapi saya yakin kami mampu bangkit.
"Apapun bisa terjadi di sepakbola. Satu menit kami kalah dan semuanya menyerang kami. Di menit berikutnya kami menang dan semuanya akan menjadi baik-baik saja. Kami hanya perlu melakukan tugas kami dan mengikuti instruksi pelatih untuk memperkokoh pertahanan," tutur dia.
(fem/krs)










































