Bulan Oktober lalu jadi momen buruk untuk Pelle setelah dicoret dari skuat karena menolak bersalaman dengan Ventura saat ditarik keluar pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Spanyol, Kamis (6/10/2016) lalu. Striker milik Shandong Luneng itu tampaknya tidak senang dengan keputusan Ventura mengganti dirinya.
Pelle memang sudah meminta maaf atas perilakunya itu, Ventura dan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memutuskan untuk tak memakai tenaga striker berusia 31 tahun itu pada pertandingan melawan Makedonia setelahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kondisinya terbilang sulit, Pelle enggan menyerah dan dia masih menyimpan harapan untuk bisa berseragam Italia lagi ke depannya.
"Orang-orang Italia itu punya kebanggaan tinggi, mereka lebih suka pemain yang bermain di liga top," ujar Pelle kepada CGTN seperti dikutip Soccerway.
"Saya pernah memperkuat timnas dan itu luar biasa. Jika saya dibutuhkan, saya akan selalu terbuka," sambungnya.
"Ini bukan saat yang tepat untuk bilang bahwa saya akan kembali, tapi kita lihat saja."
"Momen penting dalam karier saya adalah Premier League, kompetisi terbaik saat ini, dan mungkin masih sampai saat ini. Setelah itu saya tahu bahwa saya bisa masuk timnas jika saya tampil oke," tutupnya.
(mrp/nds)










































