Glazer Terus Incar MU
Keputusan Ada di Pemegang Saham
Rabu, 27 Apr 2005 01:32 WIB
Jakarta - Bimbang dengan penawaran Malcolm Glazer senilai 800 juta poundsterling, pihak Manchester United menyerahkan masa depan timnya di tangan pemegang saham.Jumlah penawaran konglomerat asal AS dan juga pemilik klub NFL Tampa Bay Buccaneers yang bernilai kira-kira 14,75 triliun rupiah ini bisa jadi membuat pengurus MU bingung. Pasalnya melihat catatan keuangan MU yang menurun hingga 50% tahun ini, pemasukan dari kocek Glazer bisa menjadi tambahan finansial bagi mereka.Namun di sisi lain, banyak yang menentang keinginan Glazer untuk memiliki saham mayoritas MU. Fans misalnya. Alasan sikap antipati ini karena menurut mereka, masuknya Glazer akan berimplikasi kepada harga tiket masuk Old Trafford yang akan membumbung tinggi.Hal inilah yang sepertinya membuat pengurus MU mengalami dilema. Di satu sisi mereka membutuhkan dana segar, di sisi lain mereka tidak ingin mengecewakan pendukungnya. Pengurus MU pun memutuskan bahwa keputusan apakah MU akan menyerahkan saham kepemilikan timnya kepada Glazer di tentukan kepada pemegang saham."Secara mendasar pengurus MU mengatakan kepada pemegang saham bahwa harga ini cukup adil dan mereka harus berpikiran terbuka mengenai hal ini, namun kami tidak bisa merekomendasikannya karena terdapat nilai hutang yang sangat besar didalamnya," ujar salah satu sumber MU seperti dilansir Reuters, Selasa (26/4/2005).Ia juga menambahkan bahwa dengan tanpa adanya rekomendasi dari kubu MU, meskipun mereka masih memberikan pendapatnya, namun semua keputusan tetap diserahkan kepada pemegang saham. "Keputusan sepenuhnya berada di tangan pemegang saham," tandasnya.Glazer dan keluarganya sebenarnya telah memiliki saham MU sebanyak 28,1% sejak 18 bulan yang lalu. Kepemilikan sahamnya masih kalah dari saham bos Balapan Kuda asal Irlandia, John Magnier dan JP McManus yang berjumlah 28,9% yang mengartikan bahwa dua orang ini masih merupakan pemilik saham terbesar MU. (ian/)











































