Kembali Ada Spanduk Berisi Desakan Mundur, Ini Respons Wenger

Kembali Ada Spanduk Berisi Desakan Mundur, Ini Respons Wenger

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 14 Mei 2017 16:01 WIB
Kembali Ada Spanduk Berisi Desakan Mundur, Ini Respons Wenger
Manajer Arsenal Arsene Wenger (Foto: Reuters / Stefan Wermuth)
Stoke - Manajer Arsenal Arsene Wenger menegaskan dirinya sama sekali tak terpengaruh dengan spanduk teranyar berisikan desakan mundur kepada dirinya.

Salah satu spanduk tersebut membentang di angkasa dengan terikat di belakang pesawat terbang yang melintas di atas Bet365 Stadium, Sabtu (13/5/2017), ketika Arsenal menang 4-1 atas tuan rumah Stoke City.

"Wenger -- keluar artinya keluar!!," demikian kira-kira makna spanduk tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spanduk berisi desakan mundur kepada Arsene Wenger (Foto: Reuters / Stefan Wermuth)

"Saya ingin fokus ke sepakbola dan sisanya, buat saya, tak terlalu penting," kata Wenger seperti dilansir BBC.

Peracik taktik berusia 67 tahun itu, yang kontraknya akan habis pada musim panas ini, sudah menangani Arsenal semenjak 1996 silam.

Dalam enam tahun pertama, Wenger mengantar klub tersebut ke dua titel liga. Tapi The Gunners belum pernah lagi bisa menjuarai Premier League semenjak kali terakhir melakukannya pada tahun 2004.

"Saya dibayar untuk melakukan pekerjaan di klub yang saya cintai. Saya akan terus melakukannya selama ada di sini, dengan komitmen penuh, dan saya tak terpengaruh sama sekali dengan hal itu (spanduk desakan mundur)," ucapnya.

"Saya tidak menggeluti dunia politik, saya di olahraga. Saya suka olahraga, saya memberi 24 jam sehari untuk apa yang saya cintai. Pekerjaan saya ini ada di ranah publik, jadi ada yang mendukung dan sebagian tidak," ujar Wenger.

Spanduk lain berisi desakan mundur kepada Arsene Wenger (Foto: Reuters / Stefan Wermuth)

Pria yang sudah mempersembahkan tiga titel Premier League, enam trofi Piala FA, dan enam gelar Community Shield buat Arsenal itu pun menepis rumor di Prancis kalau dirinya akan segera teken kontrak baru dengan durasi setahun.

"Sama sekali belum ada informasi mengenai hal tersebut," sebutnya.


(krs/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads