Terry, Calon Legenda Chelsea
Kamis, 28 Apr 2005 15:55 WIB
Jakarta - John Terry? Marcel Desailly menyebutnya legenda Chelsea yang sedang dalam pembentukan, sedangkan Jose Mourinho menyebutnya "pemain yang sempurna." Pujian tersebut memang pantas ditujukan kepada seorang pemain seperti Terry. Ia telah menjadi salah satu figur penting bagi performa gemilang The Blues selama di musim ini. Tak heran, jika Terry akhirnya diganjar sebagai pemain terbaik PFA 2005. Bukan hanya piawai menjaga pertahanan Chelsea, pemain berusia 24 tahun ini juga cukup solid memimpin rekan-rekannya. Meski demikian semua dilalui oleh Terry dengan kerja keras. Berawal dari saat sesi latihan ketika telah terbentuk hirarki dalam skuad Chelsea yaitu Dennis Wise, Marcel Desailly dan Mark Hughes. Manajer Chelsea yang saat itu baru diangkat, Gianluca Vialli, saat itu sedang melakukan sesi latihan. Namun dalam latihan menjadi ramai setelah Terry muda menjatuhkan pemain lain di lapangan."Yang lain mengatakan Anda tidak dapat melakukan seperti itu namun dia (Vialli) datang, menjabat tangan saya dan mengatakan ini yang saya ingin lihat dan tidak jadi masalah siapa pemain itu," kenang Terry. Terry akhirnya mendapatkan tempat dalam skuad Chelsea. Namun ia patut berterima kasih kepada mantan rekannya di lini belakang Desailly. Terry mengakui mendapat banyak masukan dari kapten Chelsea ini. Desailly saat itu merasa yakin Terry akan tetap bertahan di Stamford Bridge hingga akhir karirnya. "Dia masih muda namun dia akan terus berkembang dan saya rasa dia akan menjadi pemimpin," ujarnya. Meski demikian, saat itu Terry butuh perubahan dalam sikapnya saat di luar lapangan. Di tahun 2002, dia sempat dibawa ke pengadilan karena terlibat dalam aksi pemukulan sebuah night klub. Dia dan juga beberapa pemain Chelsea terlibat dalam perkelahian dengan turis Amerika Serikat di sebuah bar. Namun dalam dua tahun terakhir sikap pemain berusia 24 tahun ini semakin matang.Tingkahnya lebih bijaksana baik di dalam lapangan maupun luar lapangan membuat menyandang ban kapten. Debut sebagai kapten The Blues ini tepatnya dilakukan saat 27 Juli 2004.Tanggung jawabnya sebagai kapten memang luar biasa dan kerja kerasnya membuahkan hasil sebagai pemain terbaik PFA 2005. Sedangkan peluang meraih dua gelar di musim ini sudah depan mata. Namun, Terry bukanlah kacang yang lupa kulitnya. Ia menyatakan sukses bersama Chelsea adalah berkat kepercayaan dan hubungan yang baik dengan manajer Jose Mourinho. "Setelah ditunjuk sebagai kapten, rasa percaya diri saya naik, dan ketika dia (Mourinho) mengatakan Anda yang terbaik maka Anda merasa sangat berharga dan berada di puncak dunia," ungkap Terry. (key/)











































