10 Pemilik Klub Terkaya di Inggris

10 Pemilik Klub Terkaya di Inggris

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 30 Mei 2017 16:48 WIB
10 Pemilik Klub Terkaya di Inggris
Pemilik Chelsea Roman Abramovich (Foto: Clive Mason/Getty Images)
Jakarta - Kompetisi sepakbola di Inggris dikenal sebagai yang terketat di dunia saat ini. Tak cuma di level teratas tapi juga sampai ke level-level di bawahnya.

Salah satu alasan utama mengapa persaingan di kompetisi Inggris begitu ketat adalah faktor 'tangan dingin' pemilik yang menyulap beberapa tim sederhana jadi kekuatan mengerikan berkat dukungan finansialnya.

Beberapa pemilik klub Liga Inggris memang dikuasai para miliuner. Sebut saja Chelsea dan Manchester City yang menjelma jadi tim raksasa berkat gelontoran uang sang pemilik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih ada banyak klub Inggris yang sedianya juga dimiliki miliuner dari berbagai negara. detikSport pun merangkum 10 pemilik klub Inggris terkaya yang dilansir dari Business Insider.


10. Guochuan Lai, Pemilik West Bromwich Albion (2,8 miliar pound atau Rp 47,8 triliun)

Foto: wba.co.uk
Lai mengakuisisi West Bromwich pada musim 2016. Taipan asal China itu menggelontorkan uang sebesar 150 juta pounds sampai 200 juta pound saat membelinya dari Jeremy Peace.

Lai yang bisnisnya bergerak di bidang pengembangan olahraga, ditaksir punya kekayaan sebesar 2,8 miliar pound atau sekitar Rp 47,8 triliun.

Musim lalu, West Bromwich finis ke-10 di Liga Inggris, yang merupakan pencapain terbaik di bawah kepemilikan Lai. Maklum, Lai sudah menggelontorkan uang sebesar 13 juta pounds untuk mendatangkan Nacer Chadli dari Tottenham Hotspur.

Kekayaan Lai lebih besar dari Mike Ashley pemilik Newcastle United yang cuma berkisar 2,1 miliar pound, John W Henry (Liverpool/1,94 miliar pound), Shahid Khan (Fulham/1,85 miliar pound), Stephen Lansdown (1,48 miliar poundsterling) dan Tony Bloom (Brighton & Hove Albion/1 miliar poundsterling).

9. Katharina Liebherr, Pemilik Southampton (3 miliar pound atau Rp 51,2 triliun)

Pemilik Southampton Katharina LiebherrFoto: southampton
Katharina Liebherr adalah anggota keluarga Liebherr, keluarga pengusaha asal Jerman yang punya bisnis di bidang mesin konstruksi.

Di awal era kepemilikan Liebherr, Southampton masih berada di League One, tapi The Saints mampu dibawanya berkompetisi di Premier League.

Liebherr ditaksir punya kekayaan senilai tiga miliar poundsterling atau sekitar Rp 51,2 triliun. Bisa mengelola klub untuk menciptakan pemain muda berharga jual tinggi jadi salah satu keunggulannya.

8. Keluarga Glazer, Pemilik Manchester United (3,3 miliar pound atau Rp 56,3 triliun)

Foto: Istimewa
Manchester United tadinya dimiliki Malcolm Glazer pada tahun 2003. Setelah Malcolm meninggal pada 2014 lalu, anaknya Avram dan Joel memimpin The Red Devils.

Di bawah bos Amerika Serikat itu, MU jadi klub tersukses di Inggris dengan merebut lima gelar Liga Inggris, tiga Piala Liga, sekali Piala FA, Liga Champions, dan terakhir Liga Europa.

Keluarga Glazers ditaksir punya harta kekayaan sebesar 3,3 miliar poundsterling atau sekitar Rp 56,3 triliun.

7. Vichai Srivaddhanaprabha, Pemilik Leicester City (3,64 miliar pound atau Rp 62,1 triliun)

Foto: Action Images via Reuters / Carl Recine
Srivaddhanaprabha mengakuisisi Leicester pada tahun 2010 atau ketika masih tampil di Divisi Championship. Namun siapa sangka lima tahun kemudian, The Foxes mencetak sejarah dengan keluar sebagai juara Liga Inggris.

Srivaddhanaprabha yang punya bisnis retail King Power punya harta kekayaan sebesar 3,64 miliar poundsterling atau sekitar Rp 62,1 triliun.

6. Joe Lewis, Pemilik Tottenham Hotspur (4,6 miliar pound atau Rp 78,5 triliun)

Foto: Istimewa
Lewis adalah salah satu taipan asli Inggris yang sukses membawahi klub Premier League. Berdasarkan laporan Sunday Times, dia punya harta kekayaan sebesar 4,6 miliar poundsterling atau sekitar Rp 78,5 triliun.

Lewis yang punya bisnis di berbagai bidang menyulap Spurs jadi tim yang terus berkembang di Liga Inggris. Di musim 2016/2017, Spurs jadi runner up Liga Inggris.

5. Guo Guangchang, Pemilik Wolverhampton Wanderers (4,72 miliar pound atau Rp 80,6 triliun)

Foto: AFP
Konglomerat asal China, Guo Guangchang, mengakuisisi Wolverhampton pada tahun 2016. Di musim pertama kepemilikannya, Wolves finis ke-15 di Liga Inggris.

Menurut Forbes, Guangchang yang bisnisnya bergerak di bidang real estate, punya harta kekayaan sebesar 4,72 miliar poundsterling atau sekitar Rp 80, 6 triliun.

4. Keluarga Coates, Pemilik Stoke City (5 miliar pound atau Rp 85,4 triliun)

Foto: Business Insider
Peter Coates yang putus sekolah di usia 14 tahun lantas jadi miliuner di Inggris. Bos judi online bet365 itu merengguk sukses dari bisnisnya di tahun 2000.

Coates sempat dua kali jadi petinggi Stoke City. Pertama di musim 1989-1997 sebelum sempat lengser karena desakan fans. Namun pada 2005 hingga sekarang, Coates kembali dipercaya jadi chairman.

Menurut Sunday Times, Coates punya harta kekayaan sebesar lima miliar pound atau sekitar Rp 85,4 T.

3. Stan Kroenke, Pemilik Arsenal (Rp 99,1 triliun)

Foto: Istimewa
Kroenke bisa dibilang menjadikan Arsenal hanya sebagai ladang bisnisnya. Bagaimana tidak, suatu ketika taipan asal Amerika Serikat itu pernah bilang begini ke fans, "Saya membeli Arsenal bukan untuk memenangkan trofi," ujarnya.

Kroenke yang juga pemilik klub MLS Colorado Rapids dan tim NFL Los Angeles Rams, menurut Forbes punya harta kekayaan sebesar 5,8 miliar poundsterling atau sekitar Rp 99,1 triliun.

Kroenke kurang disukai fans lantaran kebijakannya yang lebih mengutamakan sisi finansial klub ketimbang prestasi.

2. Roman Abramovich, Pemilik Chelsea (Rp 136 triliun)

Foto: Paul Gilham/Getty Images)
Penguasa minyak asal Rusia itu membeli Chelsea di musim 2003. Di tangannya, The Blues menjelma jadi kekuatan sepakbola baru di Inggris maupun Eropa.

Gelontoran uang Abramovich membuat Chelsea bisa menjadi juara Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.

Abramovich yang terkenal royal dalam belanja pemain, ditaksir punya harta kekayaan sebesar delapan milyar poundsterling atau sekitar 136 triliun).

1. Sheikh Mansour, Pemilik Manchester City (Rp 341,6 triliun)

Foto: Getty Images/Francois Nel
Dan pemilik klub terkaya di Inggris adalah Sheikh Mansour, taipan asal Uni Emirat Arab. Dia adalah bos Manchester City.

Sheikh Mansour mengakuisi City pada musim 2008, dan sejak saat itu The Citizens menjelma jadi salah satu tim terkuat di Inggris, dengan dua kali gelar Liga Inggris, dua Piala Liga dan sekali Piala FA.

Pria yang juga menjabat sebagai wakil menteri di Uni Emirat Arab itu punya harta kekayaan sebesar 20 miliar poundsterling atau sekitar Rp 341,6 triliun.

Halaman 2 dari 11
Lai mengakuisisi West Bromwich pada musim 2016. Taipan asal China itu menggelontorkan uang sebesar 150 juta pounds sampai 200 juta pound saat membelinya dari Jeremy Peace.

Lai yang bisnisnya bergerak di bidang pengembangan olahraga, ditaksir punya kekayaan sebesar 2,8 miliar pound atau sekitar Rp 47,8 triliun.

Musim lalu, West Bromwich finis ke-10 di Liga Inggris, yang merupakan pencapain terbaik di bawah kepemilikan Lai. Maklum, Lai sudah menggelontorkan uang sebesar 13 juta pounds untuk mendatangkan Nacer Chadli dari Tottenham Hotspur.

Kekayaan Lai lebih besar dari Mike Ashley pemilik Newcastle United yang cuma berkisar 2,1 miliar pound, John W Henry (Liverpool/1,94 miliar pound), Shahid Khan (Fulham/1,85 miliar pound), Stephen Lansdown (1,48 miliar poundsterling) dan Tony Bloom (Brighton & Hove Albion/1 miliar poundsterling).

Katharina Liebherr adalah anggota keluarga Liebherr, keluarga pengusaha asal Jerman yang punya bisnis di bidang mesin konstruksi.

Di awal era kepemilikan Liebherr, Southampton masih berada di League One, tapi The Saints mampu dibawanya berkompetisi di Premier League.

Liebherr ditaksir punya kekayaan senilai tiga miliar poundsterling atau sekitar Rp 51,2 triliun. Bisa mengelola klub untuk menciptakan pemain muda berharga jual tinggi jadi salah satu keunggulannya.

Manchester United tadinya dimiliki Malcolm Glazer pada tahun 2003. Setelah Malcolm meninggal pada 2014 lalu, anaknya Avram dan Joel memimpin The Red Devils.

Di bawah bos Amerika Serikat itu, MU jadi klub tersukses di Inggris dengan merebut lima gelar Liga Inggris, tiga Piala Liga, sekali Piala FA, Liga Champions, dan terakhir Liga Europa.

Keluarga Glazers ditaksir punya harta kekayaan sebesar 3,3 miliar poundsterling atau sekitar Rp 56,3 triliun.

Srivaddhanaprabha mengakuisisi Leicester pada tahun 2010 atau ketika masih tampil di Divisi Championship. Namun siapa sangka lima tahun kemudian, The Foxes mencetak sejarah dengan keluar sebagai juara Liga Inggris.

Srivaddhanaprabha yang punya bisnis retail King Power punya harta kekayaan sebesar 3,64 miliar poundsterling atau sekitar Rp 62,1 triliun.

Lewis adalah salah satu taipan asli Inggris yang sukses membawahi klub Premier League. Berdasarkan laporan Sunday Times, dia punya harta kekayaan sebesar 4,6 miliar poundsterling atau sekitar Rp 78,5 triliun.

Lewis yang punya bisnis di berbagai bidang menyulap Spurs jadi tim yang terus berkembang di Liga Inggris. Di musim 2016/2017, Spurs jadi runner up Liga Inggris.

Konglomerat asal China, Guo Guangchang, mengakuisisi Wolverhampton pada tahun 2016. Di musim pertama kepemilikannya, Wolves finis ke-15 di Liga Inggris.

Menurut Forbes, Guangchang yang bisnisnya bergerak di bidang real estate, punya harta kekayaan sebesar 4,72 miliar poundsterling atau sekitar Rp 80, 6 triliun.

Peter Coates yang putus sekolah di usia 14 tahun lantas jadi miliuner di Inggris. Bos judi online bet365 itu merengguk sukses dari bisnisnya di tahun 2000.

Coates sempat dua kali jadi petinggi Stoke City. Pertama di musim 1989-1997 sebelum sempat lengser karena desakan fans. Namun pada 2005 hingga sekarang, Coates kembali dipercaya jadi chairman.

Menurut Sunday Times, Coates punya harta kekayaan sebesar lima miliar pound atau sekitar Rp 85,4 T.

Kroenke bisa dibilang menjadikan Arsenal hanya sebagai ladang bisnisnya. Bagaimana tidak, suatu ketika taipan asal Amerika Serikat itu pernah bilang begini ke fans, "Saya membeli Arsenal bukan untuk memenangkan trofi," ujarnya.

Kroenke yang juga pemilik klub MLS Colorado Rapids dan tim NFL Los Angeles Rams, menurut Forbes punya harta kekayaan sebesar 5,8 miliar poundsterling atau sekitar Rp 99,1 triliun.

Kroenke kurang disukai fans lantaran kebijakannya yang lebih mengutamakan sisi finansial klub ketimbang prestasi.

Penguasa minyak asal Rusia itu membeli Chelsea di musim 2003. Di tangannya, The Blues menjelma jadi kekuatan sepakbola baru di Inggris maupun Eropa.

Gelontoran uang Abramovich membuat Chelsea bisa menjadi juara Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.

Abramovich yang terkenal royal dalam belanja pemain, ditaksir punya harta kekayaan sebesar delapan milyar poundsterling atau sekitar 136 triliun).

Dan pemilik klub terkaya di Inggris adalah Sheikh Mansour, taipan asal Uni Emirat Arab. Dia adalah bos Manchester City.

Sheikh Mansour mengakuisi City pada musim 2008, dan sejak saat itu The Citizens menjelma jadi salah satu tim terkuat di Inggris, dengan dua kali gelar Liga Inggris, dua Piala Liga dan sekali Piala FA.

Pria yang juga menjabat sebagai wakil menteri di Uni Emirat Arab itu punya harta kekayaan sebesar 20 miliar poundsterling atau sekitar Rp 341,6 triliun.

(mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads