Mourinho: Sukses yang Sempurna
Rabu, 11 Mei 2005 06:16 WIB
Jakarta - Pelatih Chelsea Jose Mourinho memuji timnya yang berhasil mengalahkan Manchester United 3-1, sekaligus mencatat rekor 94 poin. Bagi Mourinho musim ini sangat sempurna.Sukses Chelsea di Liga Inggris musim ini tidak hanya sebagai juara. Kemenangan atas MU menjadikan The Blues sebagai salah satu tim terbaik Inggris yang memegang rekor 94 poin dalam satu musim. Rekor sebelumnya 92 poin dibuat MU pada musim 1993/1994.Jumlah ini masih mungkin bertambah karena Chelsea masih menyisakan satu pertandingan melawan Newcastle United Sabtu (14/5/2005) mendatang.Selain rekor poin tertinggi, Chelsea juga mencatat rekor 29 kemenangan dari 38 pertandingan dalam satu musim. Jumlah ini lebih banyak satu kemenangan dari rekor MU sebelumnya. Hebatnya lagi, Frank Lampard cs mematahkan rekor MU di markas lawan di stadion Old Trafford."Ini sempurna. Rekor ini telah menjadi motifasi bagi kami. Kami sangat ingin memecahkannya, dan saat ini sungguh istimewa," ungkap Mourinho usai pertandingan seperti dilansir BBC, Rabu (11/5/2005)."Ini merupakan cara yang sempurna untuk melakukannya. Di stadion yang besar melawan tim yang diasuh Sir Alex Ferguson, pelatih yang memberikan contoh sukses dan fair play," lanjutnya.Mourinho juga mempersembahkan momen bersejarah Chelsea ini untuk kapten John Terry yang tidak bisa bermain karena cedera jari kaki. Menurutnya Terry beserta beberapa pemain lain yang cedera merupakan sosok yang sangat berjasa bagi Chelsea."Kami tidak ingin melupakan John, dia pasti sangat ingin berada di sini bersama kami. Juga pemain lain yang cedera. Kemenangan ini untuk kapten kami. Sebagai seorang fans Chelsea sejak masih anak-anak, dia tentunya menjadi orang yang paling bangga dengan rekor ini," lanjutnya.Menjelang satu partai sisa melawan Newcastle akhir pekan ini, Chelsea masih memiliki kesempatan untuk mencatat rekor baru yakni sebagai tim yang paling sedikit kemasukan gol. Saat ini gawang Chelsea baru kebobolan 14 kali, masih lebih baik dua gol dari rekor lama yang dibuat Liverpool musim 1978-1979 saat Liga Inggris masih memainkan 42 pertandingan. (lom/)











































