Istimewanya "Selamatan" WBA
Senin, 16 Mei 2005 09:58 WIB
Jakarta - Tidak seperti dua musim lalu, West Bromwich Albion (WBA) kali ini tidak hanya numpang lewat di Permiership. Musim depan mereka masih bertahan di divisi teratas Liga Inggris ini.WBA mencapai klimaksnya di pekan terakhir kompetisi, Minggu (15/5/2005) malam WIB. Terpuruk di posisi buncit sejak Natal tahun lalu, mereka bangkit di titik darah penghabisan dengan cara menekuk Portsmouth 2-0 di The Hawthorns, markasnya sendiri.Kemenangan tersebut disambut histeris oleh para suporternya karena di waktu bersamaan Crystal Palace, Norwich City, dan Southampton gagal menuai hasil serupa sehingga ketiga klub itulah yang mesti terjengkang turun divisi.Usai pertandingan fans The Baggies tumpah ruah ke lapangan menyelamati para pemain dan manajer Bryan Robson, lalu larut dalam suka cita, tak kalah heboh dengan pesta tim yang tampil sebagai juara.Salah satu tim tertua Inggris itu -- berdiri sejak 1878 -- pantas menggelar acara "selamatan" karena tidak setiap musim tim gurem macam mereka bisa tertawa-tawa di akhir kompetisi. Contohnya dua musim lalu, WBA promosi ke Liga Primer 2003/2004 untuk kemudian turun lagi ke divisi I. Klub yang pernah jadi juara Inggris di tahun 1920 itu dalam satu dekade terakhir lebih sering berkutat di divisi I. Bahkan mereka sempat terperosok ke divisi III pada 1991. Capaian WBA musim ini menjadikan mereka tim pertama sejak Premier League digelar pada 1992-1993 yang lolos dari degradasi meskipun selalu berada di urutan terbawah klasemen sejak Natal tahun lalu.Adalah Bryan Robson sosok yang sangat berperan pada sukses WBA tersebut. Eks kapten timnas Inggris itu berhasil menyelamatkan tim ini, walaupun di partai-partai awalnya ia kerap mendapat cemoohan dari suporter."Inilah yang terbaik," kata Robson saat ditanya prestasi apa yang paling berkesan dalam karirnya. "Jika Anda berada di Manchester United, maka Anda diharapkan menang dan meraih banyak gelar juara, karena Anda bermain bersama pemain-pemain hebat. Klub seperti kami juga punya ekspektasi, tapi semua orang berharap kami melorot." Asal tahu saja, jika semua pemain inti WBA digabungkan, nilai skuad itu hanya sekitar 25 juta poundsterling, hampir sama dengan harga seorang Didier Drogba yang musim ini dibeli tim juara Chelsea dari Olympique Marseille.Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson tak lupa mengirim kawat selamat kepada Robson yang juga mantan anak asuhnya di Old Trafford. "Dia belajar dari pengalamannya di Middlesbrough. Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang hebat di Boro, tapi dia terlalu lama berada di sana. Sekarang dia punya sebuah klub kesayangan dan dia bisa mengubah klub tersebut," ujar Fergie. (a2s/)











































