Moyes Manajer Terbaik Inggris
Selasa, 17 Mei 2005 10:51 WIB
Jakarta - Bukan Jose Mourinho, Arsene Wenger, Sir Alex Ferguson atau Rafael Benitez, tapi David Moyes. Ya, arsitek Everton inilah yang dipilih League Managers Asociation (LMA) untuk memperoleh penghargaan Manajer Tahun Ini alias Manager of the Year.Tentunya LMA memberikan gelar ini bukan tanpa alasan. Lihat saja prestasinya musim ini bersama The Toffees. Bercokol di peringkat empat klasemen akhir Liga Inggris dan berhak berlaga di Liga Champions Eropa musim depan, tentunya bukan prestasi main-main. Pasalnya tim yang diasuhnya terhitung tanpa pemain mengkilat dan sokongan dana dari manajemen Everton. Strikernya Wayne Rooney pergi ke Manchester United sedangkan Thomas Gravensen hengkang ke Real Madrid. Praktis Moyes hanya mengandalkan pemain yang tersisa ditambah dua pemain baru, Tim Cahill dan Marcus Bent. Tapi hal ini bukannya menjadi batu sandungan bagi Moyes, dan tentunya apa yang ditunjukkan pelatih asal Skotlandia musim ini sangat pas dengan persyaratan LMA untuk menerima penghargaan manajer tahun ini, yaitu "dapat meraih prestasi paling besar dengan sumber daya yang tersedia baginya"."Pada awal musim lalu saya bertanya pada diri sendiri, bagaimana cara kami terhindar dari degradasi. Lalu kami kehilangan pemain terbaik kami ketika Wayne Rooney pergi ke Manchester United. Setahun lalu saya bisa lega Everton lolos dari degradasi. Sungguh amat menakjubkan bagaimana sepakbola dapat merubah segalanya," ungkap Moyes seperti dilansir Sky, Selasa (17/5/2005) saat memberi sambutan dalam upacara penghargaan LMA di Nottingham.Bagi Moyes penghargaan yang diterimanya ini merupakan kali kedua sepanjang karirnya di Liga Premier Inggris. Dua musim yang lalu manajer berkebangsaan Skotlandia ini juga pernah menerima gelar ini meskipun gagal mengantar timnya melaju ke babak kualifikasi Piala UEFA.Moyes memulai karirnya di Goodison Park bersama Everton sejak tiga tahun lalu. Menggantikan Walter Smith yang dianggap gagal mengangkat tim, mantan pemain dan manajer Preston North End ini melangkah setapak demi setapak hingga meraih prestasi yang mengkilat seperti sekarang ini. (ian/)











































