DetikSepakbola
Minggu 10 September 2017, 15:45 WIB

Beda Pandangan Gary Neville dan Jamie Carragher soal Kartu Merah Mane

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Beda Pandangan Gary Neville dan Jamie Carragher soal Kartu Merah Mane Foto: Action Images via Reuters/Lee Smith
FOKUS BERITA: Man City vs Liverpool
Liverpool - Kartu merah Sadio Mane saat Liverpool menghadapi Manchester City memicu pro dan kontra. Perbedaan pandangan juga terjadi pada Gary Neville & Jamie Carragher.

Liverpool kalah telak 0-5 saat bertandang ke Etihad Stadium, Sabtu (9/9/2017) malam WIB. Salah satu faktor kunci yang mengubah drastis jalannya pertandingan adalah kartu merah Mane di menit ke-37.

Saat itu secara kedudukan, Liverpool baru tertinggal 0-1 lewat gol Sergio Aguero di menit ke-24. Pertandingannya sendiri berjalan relatif seimbang dengan Liverpool punya beberapa situasi bagus saat menyerang, meski penyelesaian akhirnya kurang maksimal.

Diusirnya Mane membuat City nyaman mengontrol permainan dan akhirnya mencetak empat gol tambahan. Gabriel Jesus dan Leroy Sane masing-masing bikin dua gol untuk membawa City menang 5-0.

Kartu merah Mane sendiri disambut pro-kontra. Sebagian menilai Mane tak layak dikartu merah. Karena meski kakinya terangkat tinggi dan menghantam kepala Ederson Moraes, matanya fokus ke bola dan cuma mencoba menjangkaunya.

Tapi sebagian lagi menilai niat dan intensi pemain tak relevan di situasi ini. Selama aksi itu membahayakan pemain lawan, maka kartu merah pantas dikeluarkan.

Perbedaan pandang juga terjadi di kalangan analis Sky Sports. Eks pemain Manchester United, Gary Neville, menilai tak seharusnya wasit Jon Moss mengacungkan kartu merah karena itu adalah perebutan bola murni dalam posisi 50-50.

"Saya tak merasa itu pantas dikartu merah. Matanya tertuju ke bola, keputusan itu konyol. Kalau dia memenangi perebutan bola, gol tersedia untuknya. Itu bukanlah salah satu situasi di mana Anda berpikir kiper dalam situasi lebih favorit," ungkapnya dikutip Sky Sports.

"Ederson tampil baik untuk keluar dari wilayahnya, dan kaki Mane memang tinggi. Tapi Jon Moss merusak laganya di sana. Dia tidak perlu memberikan sebuah kartu merah. Dia harusnya memberikan kuning. Saya rasa dia keliru. Alasan Ederson cedera adalah tiga beknya secara konyol mencoba memainkan perangkap offside."

"Saya benar-benar memperkirakan Mane akan masuk dan mencoba menyentuh bola, tapi untuk adilnya terhadap kiper, dia cepat bergerak keluar. Tidak ada alasan Mane harus mundur dari perebutan dan tak mengejar bola. Reaksi awal saya masih tetap."

"Anda tak tahu apakah Mane atau Ederson akan bergerak ke sana. Itu adalah perebutan bola murni dengan potensi hadiah besar pada akhirnya dan oleh karena itu, pada akhirnya, itu bukan kartu merah. Kuning saja akan cukup. Saya berpikir tak seharusnya cedera pemain sepatutnya mengaburkan penilaian wasit," imbuhnya.

Sementara eks bek Liverpool Jamie Carragher malah berpikir sebaliknya. Carragher menyebut meski Mane tak berniat membahayakan Ederson dan mungkin tak melihat si kiper menerjang, benturan yang terjadi layak diganjar kartu merah.

"Itu adalah kartu merah. Matanya memang tertuju ke bola, tapi tak berarti dia tak membahayakan seorang lawan. Dia tak mencoba membahayakan lawan. Kalaupun itu terjadi, itu adalah karena kecepatan Ederson keluar dari wilayahnya yang membuat Mane diusir," ujar Carragher.

"Saya rasa Mane mencoba menjangkau bola untuk mencetak gol, tapi kalau tak sampai ke bola, dengan kaki setinggi itu, dan membentur kepala, ya kartu merah. Butuh beberapa sudut pandang kamera dan saya perlu meyakinkan diri karena mulanya saya tak berpikir itu kartu merah."

"Tapi itu layak dikartu merah karena pul sepatunya berakhir menghantam muka Ederson, sayangnya. Juergen Klopp benar, itu insiden tak beruntung dan tak ada kejahatan dari Mane yang hanya memikirkan bikin gol. Tapi Anda harus melihatnya dari sudut pandang wasit. Apa yang dikatakan aturannya? Itu adalah 'Membahayakan Lawan'," tandas eks bek tim nasional Inggris ini.
(raw/krs)
FOKUS BERITA: Man City vs Liverpool
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed