Jelang Final Piala FA
Fergie Tak Takut, Wenger Cuek
Rabu, 18 Mei 2005 12:00 WIB
Jakarta - Final Piala FA masih tiga hari lagi, tapi suasana di kubu kedua finalis, Manchester United dan Arsenal, sudah panas. Perang urat syaraf pun sudah digelar.Kemarin kapten Arsenal Patrivk Vieira membuka perang lamanya dengan kapten MU Roy Keane. Setelah tiga bulan lalu disindir habis-habisan, Vieira balas menyerang Keane dengan kata-kata yang cukup menohok.Salah satu isu yang diangkat adalah nasionalisme. Keane menyindir Vieira yang membela Prancis, padahal lahir dan besar di Senegal. Dalam balasannya, Vieira merasa heran kenapa Keane meninggalkan tim Republik Irlandia di Piala Dunia 2002, sementara negaranya sedang membutuhkannya.Kedua manajer juga sudah mengeluarkan pikirannya. Sir Alex Ferguson menegaskan bahwa tidak ada rumusnya pasukan "Setan Merah" takut pada "Gudang Peluru"."Satu hal yang pasti, kami sama sekali tidak gentar pada mereka. Banyak tim, terutama yang lebih lemah, merasa ngeri pada kecepatan Arsenal. Tapi itu tidak berlaku pada kami. Kami punya kecepatan yang cukup baik dan tahu bagaimana mengatasi mereka," tukasnya.Dari kubu Arsenal, Arsene Wenger menolak membicarakan MU dan memilih lebih sibuk dengan persiapan timnya. "Bagaimana pendekatan lawan kami pada pertandingan ini bukanlah tanggung jawabku. Saya tak mau berspekulasi tentang itu.""Kami akan mencoba bermain bagus seperti yang biasa kami lakukan, dan mencoba membawa pulang tropi itu. Saya yakin kami bisa mencapainya. Pertandingan ini bakal menarik. Jangan sampai terlewat," sergah manajer asal Prancis itu.Babak final Piala FA 2005 akan digelar di stadion Millenium, Cardiff City, pada hari Sabtu (21/5/2005) malam WIB. Ini adalah pertemuan pertama mereka di final sejak 1979, ketika Arsenal menang 3-2, di mana tiga gol terakhir lahir di lima menit pamungkas.Total, kedua tim telah bertemu 11 kali di turnamen tertua di dunia ini sejak perjumpaan pertamanya di tahun 1906. Arsenal menang lima kali, demikian pula MU.MU masih memegang rekor juara tersering dengan 11 kali, sedangkan Arsenal sembilan kali. MU sedang mencoba menjadi juara dua musim berturut-turut, sementara Arsenal pernah melakukannya di tahun 2002 dan 2003. (a2s/)











































