Jelang Final Piala FA
Semua Harap Menahan Diri
Rabu, 18 Mei 2005 16:16 WIB
Jakarta - Kekhawatiran adanya konfrontasi hampir selalu membayang di setiap pertemuan Manchester United versus Arsenal, termasuk di laga final Piala FA hari Sabtu (21/5/2005) mendatang.Kekhawatiran itu beralasan karena sejak dua tahun lalu musuh bebuyutan itu makin tampak seperti "anjing dan kucing" yang selalu bertengkar jika berpapasan, yang di sisi lain menjadi bumbu penyedap dari rivalitas keduanya di kompetisi domestik.Jutaan orang menjadi saksi kericuhan massal di Old Trafford pada September 2003, ketika Ruud van Nistelrooy memprovokasi Patrick Vieira dengan aktingnya, yang kemudian memicu ketegangan antarpemain -- dan tentu saja gaya "monyet" seorang Martin Keown.Semusim kemudian, juga di Old Trafford, terjadi insiden "pizza" di ruang ganti pemain, yang mana membuat stelan jas Alex Ferguson ternoda. "Tawuran" macam anak-anak itu terjadi usai MU menang 2-0 sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Arsenal dalam 49 partai liga.Kendati sudah diperingatkan banyak pihak, dan masing-masing kubu sempat berjanji akan mengurangi tensi emosinya termasuk Fergie dan Arsene Wenger, letupan-letupan panas itu masih saja muncul. Awal Februari lalu di Highbury, Vieira dilaporkan mengintimidasi Gary Neville sehingga mengundang kemarahan Roy Keane. Keane kira-kira bilang begini pada Vieira: "Beraninya jangan sama yang badannya lebih kecil!"Kemarin Vieira membuka kran konfrontasinya dengan kapten Red Devils itu. Ia menilai Keane kapten yang tidak bertanggung jawab karena seenaknya meninggalkan timnas Republik Irlandia di Piala Dunia 2002. Sebelumnya Keane mencibir Vieira karena membela Prancis meskipun lahir dan besar di Senegal.Mungkinkah meredakan tensi emosi kedua kubu? Tentu saja bisa -- kalau mereka mau. Dan yang sudah menyatakan mau adalah Van Nistelrooy, pemain yang pernah mengundang kemarahan massal publik "Gudang Peluru"."Kami punya sejarah dan di antara kedua klub memang punya banyak masalah," ujar bomber Belanda itu dikutip Daily Express. "Dunia menyaksikan kami. Jadi, semoga ini bisa jadi tontonan sepakbola yang mengagumkan.""Ini akan jadi partai final yang hebat, terbaik yang bisa Anda bayangkan dan semua orang inginkan," tambah striker berusia 28 tahun itu.Kata orang, ngomong itu lebih gampang ketimbang berbuat. Kita tunggu saja tekad Van Nistelrooy, apakah didukung pemain-pemain lain atau tidak. (a2s/)











































