Jelang Final Piala FA
Keane: Final yang Eksplosif
Kamis, 19 Mei 2005 14:12 WIB
Jakarta - Kapten Manchester United Roy Keane menuturkan pandangannya tentang pertandingan final Piala FA hari Sabtu (21/5/2005) lusa yang diperkirakan bakal berlangsung eskplosif.Seeksplosif apakah yang dimaksud Keane? Apakah sekencang perseteruannya dengan Patrick Vieira, yang indikasinya tercium sejak kapten Arsenal itu melontarkan sindiran kepada bintang Irlandia itu?Tidak, kata Keane. Pertarungan musuh bebuyutan itu tidak ia maksudkan sebagai duel antarindividu, termasuk dirinya dengan bintang internasional Prancis itu. "Saya menikmati pertandingan melawan pemain-pemain top, dan dia (Vieira) termasuk pemain top. Tapi ini pertandingan tim, 11 lawan 11, bukan satu lawan satu," tutur Keane dilansir Eurosport, Kamis (19/5/2005)."Mungkin banyak orang melihat (duel antarpemain) ini sebagai pertempuran yang penting. Ya, bisa jadi. Tapi saya pikir pertempuran itu akan terjadi di semua daerah di lapangan.""Saya tahu final Piala FA seringkali antiklimaks, tapi saya rasa ini akan jadi sebuah pertarungan yang eksplosif," tandas pemain yang akan melakoni final ketujuhnya di pentas Piala FA, di mana enam di antaranya bersama MU dan satu sisanya dengan Nottingham Forest.Keane yang telah mengoleksi lima tropi turnamen tertua di dunia ini terkesan sangat antusias menghadapi partai ini. Alasannya apalagi kalau bukan lantaran sejarah rivalitas kedua klub."Saya percaya perseteruan Arsenal dan MU akan membuat final kali ini luar biasa. Tapi dari sudut pandang para pemain timku, akan sangat nikmat jika kami berhasil memenanginya."Dalam dua tahun terakhir duel MU-Arsenal kerap melahirkan ketegangan emosi antarpemain. Bagaimana Keane memandang klub London berjuluk "Gudang Peluru" itu?"Kami harus memberi respek pada Arsenal karena mereka pantas mendapatkannya. Selama bertahun-tahun saya selalu memandang mereka sebagai rival terbesar kami melebihi Chelsea, Liverpool, dan tim-tim kuat seperti itu... Selama 10-11 tahun sejak saya membela tim ini, selalu saja antara MU dan Arsenal," paparnya.Keane juga menepikan masalah Malcolm Glazer yang sedang menguasai klub terkaya dunia itu. Ia meminta rekan-rekannya fokus pada pertandingan nanti karena inilah kesempatan terakhir agar tidak tanpa gelar musim ini. (a2s/)











































