Arsenal cuma finis di posisi kelima musim lalu, dengan kumpulan sebanyak 75 poin di klasemen akhir. Konsekuensinya, Arsenal harus berlaga di Liga Europa.
Lebih buruk lagi, Arsenal juga harus finis di bawah rival sekota, Tottenham Hotspur. Totteringam Day, hari perayaan saat Arsenal memastikan diri finis di atas Spurs, pun tak diperingati musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan untuk finis di bawah Tottenham, bukan untuk finis di luar posisi empat besar," kata Wenger seperti dilansir Mirror.
"Merupakan pertama kali di sepanjang sejarah Premier League dengan raihan poin 75 poin, jadi saya masih merasa terlalu menyakitkan buat kami."
"Orang-orang melupakan bahwa kami memenangi Piala FA dengan cara yang penuh gaya," dia menambahkan.
(cas/nds)











































