sepakbola
Terlibat Pendekatan Ilegal

Spurs Hukum Direktur Teknisnya

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
Terlibat Pendekatan Ilegal

Spurs Hukum Direktur Teknisnya


- detikSepakbola

Jakarta - Diduga telah melakukan pendekatan ilegal dengan Chelsea, Tottenham Hotspur menghukum direktur teknis Frank Arnesen.Beberapa hari lalu Arnesen mengungkapkan kalau dia sangat tertarik untuk bekerja di Chelsea. Padahal eks General Manager PSV Eindhoven ini masih terikat kontrak dengan Spurs. Sebagai direktur teknis, Arnesen merupakan penanggung jawab dari segala kebijakan transfer di Spurs. Dia dinilai memiliki bakat luar biasa, yang sudah terlihat bekerja di Eindhoven. Dialah yang menemukan bakat striker Brasil Ronaldo dan memolesnya menjadi bintang. Namun kelakuan Arnesen tampaknya membuat Spurs kecewa. Untuk sementara mereka memutuskan untuk membebastugaskan Arnesen dari jabatannya. Chelsea, yang diduga telah mengambil kesempatan dan membuat pendekatan ilegal terhadap Arnesen, juga bakal kena tindakan. Spurs akan meminta nasihat hukum guna menentukan langkah selanjutnya. "Dewan Tottenham Hottspur plc menghukum Frank Arnesen dengan hukuman yang akan berlaku secepatnya. Klub sekarang tengah berdiskusi dengan penasihan hukum. Pengumuman lanjutan akan diberikan setelah kami berdiskusi dengan mereka," demikian pernyataan Spurs yang dilansir Telegraph, Minggu (5/6/2005),Ketertarikan Arnesen kepada Chelsea muncul hanya beberapa hari setelah The Blues dan pelatih Jose Mourinho masing-masing didenda 300 ribu dan 200 ribu poundsterling atas kasus pendekatan ilegal terhadap pemain Arsenal Ashley Cole. Jika Spurs mengajukan komplain secara resmi, maka Chelsea akan terancam hukuman pengurangan nilai sebanyak tiga angka. Namun juru bicara Liga Inggris mengatakan pihaknya belum bisa melakukan aksi apapun mengingat Spurs belum mengajukan komplain."Kami menunggu langkah Tottenham selanjutnya. Setelah itu baru akan dilakukan hearing dan seseorang akan dinyatakan bersalah atau tidak sesudahnya."
(mel/)











Hide Ads