Bertandang ke Stadion Emirates, Sabtu (23/12/2017) dinihari WIB, Liverpool membungkam publik tuan rumah setelah unggul dua gol lebih dulu melalui Philippe Coutinho dan Mohamed Salah. Namun, the Reds lantas membiarkan Arsenal kembali dalam permainan.
Tiga gol balasan diceploskan the Gunners dalam waktu enam menit melalui Alexis Sanchez, Granit Xhaka, dan Mesut Oezil. Untunglah, Liverpool memiliki Roberto Firmino yang mencetak gol ketiga guna terhindar dari kekalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Drama Parade Enam Gol di Emirates Stadium |
Tidak bisa dipungkiri bahwa Liverpool punya pekerjaan besar di lini pertahanan. Pasukan Juergen Klopp itu sudah kebobolan 23 gol dalam 19 pertandingan, terbanyak bersama Arsenal di antara 'enam besar'.
"Kupikir ketika Anda dalam posisi seperti itu, di level ini, Anda harus menghabisi pertandingan dan kami harus jadi membosankan," kata Milner kepada Sky Sports. "Sudah jelas, kami sangat bagus saat menyerang tapi ada waktu-waktu di dalam pertandingan ketika Anda harus bertahan dengan baik dan tidak membuat kesalahan selama lima menit."
"Seluruh gol (Arsenal) adalah kesalahan kami dan itu adalah sesuatu yang harus kami ambil pelajarannya. Kami mesti belajar dengan cepat karena sepertinya ini menjadi tema kami di sepanjang musim ini."
"Kami memainkan sepakbola yang begitu bagus, dan terkadang kami memang perlu untuk bertahan selama lima sampai 10 menit di sebuah pertandingan dan mempelajari pertandingannya, melihat situasi kapan mesti main santai, bermain sedikti lebih rapat, dan menjaga bola lebih lama daripada mencoba selalu melakukan serangan cepat. Melawan tim-tim tangguh di level ini, Anda akan dihukum dan ini terjadi pada hari ini," sungut Milner.
Hasil ini tak mengubah posisi Liverpool di posisi empat klasemen sementara dengan perolehan 35 poin, unggul satu angka dari Arsenal di bawahnya. Selanjutnya, di Boxing Day, Si Merah akan menjamu Swansea City.
(rin/rin)











































