DetikSepakbola
Kamis 11 Januari 2018, 13:17 WIB

Ketika VAR Jadi Man of the Match Laga Chelsea vs Arsenal

Yanu Arifin - detikSport
Ketika VAR Jadi Man of the Match Laga Chelsea vs Arsenal Teknologi VAR digunakan di laga Chelsea vs Arsenal dini hari tadi. (Foto: John Sibley/Reuters)
Jakarta - Laga Chelsea vs Arsenal menjadi kali kedua VAR dicoba di Inggris. Hasilnya, teknologi itu menuai pujian, bahkan disebut pantas jadi Man of the Match.

VAR kembali digunakan saat Chelsea bermain imbang 0-0 dengan Arsenal di semifinal leg pertama Piala Liga Inggris, Kamis (11/1/2018) dini hari WIB, setelah sebelumnya dijajal pada laga babak ketiga Piala FA antara Brighton & Hove Albion vs Crystal Palace, Selasa (9/1).

VAR dianggap berperan penting di dua laga itu. Di laga Chelsea vs Arsenal yang sengit, teknologi itu membantu wasit Martin Atkinson menelurkan keputusan krusial yang memuaskan.



VAR yang digunakan wasit untuk meninjau gol, penalti, dan kartu merah langsung, benar-benar menjalankan tugasnya di Stamford Bridge.

VAR berperan saat Chalum Chambers mendorong Cesar Azpilicueta hingga jatuh dalam situasi menunggu tendangan sepak pojok di menit 28. Atkinson bertanya pada asisten yang menjaga VAR di pinggir lapangan, Neil Swarbick, dan menegaskan tidak ada pelanggaran berarti.

Kemudian di menit 38, terjatuhnya Ainsley Maitland di kotak penalti Chelsea dalam situasi perebutan bola dengan Victor Moses, dijernihkan bahwa bukan pelanggaran berdasarkan VAR.

Dan yang terakhir saat Cesc Fabregas terlihat dijatuhkan Danny Welbeck di kotak penalti Arsenal pada menit 87. VAR menjelaskan kalau Welbeck menyentuh bola sebelum akhirnya Fabregas jatuh.

Keputusan-keputusan VAR tersebut yang membuat teknologi itu mendapat sanjungan. Manajer Chelsea Antonio Conte merespons positif keberadaan VAR.

"Soal VAR, menurut saya positif, sangat positif. Saat saya pikir ada keraguan besar di dalam pertandingan, sangat tepat kalau ada wasit dan wasit lain menyaksikan video dan membuat keputusan terbaik," Conte mengatakan seperti dilansir BBC.

Pun dengan Arsene Wenger. Manajer Arsenal itu juga senang dengan VAR yang bekerja sangat baik saat terjadi dalam kasus Fabregas dan Welbeck.

"Ini menarik, ini adalah penyebab kegelisahan karena butuh sedikit waktu untuk membuat keputusan kedua soal Welbeck dan Fabregas, namun secara keseluruhan berhasil dengan baik," Wenger mengomentari.

Pada akhirnya, VAR ibarat menjadi man of the match di laga tersebut. Daily Mail menyebut publik Stamford Bridge sampai menyanyikan chants 'VAR, VAR, VAR' dalam laga Chelsea vs Arsenal yang berakhir tanpa gol.
(yna/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed