sepakbola

Bagi Mourinho, Perang Kata-Kata dengan Conte Sudah Selesai

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Bagi Mourinho, Perang Kata-Kata dengan Conte Sudah Selesai


Novitasari Dewi Salusi - detikSepakbola

Jose Mourinho menganggap perseteruannya dengan Antonio Conte sudah selesai (Foto: Andrew Yates/Reuters)
Jose Mourinho menganggap perseteruannya dengan Antonio Conte sudah selesai (Foto: Andrew Yates/Reuters)
Manchester - Jose Mourinho mengaku tak menikmati perang kata-katanya dengan Antonio Conte. Karena itulah, Mourinho menganggap perseteruannya dengan Conte sudah selesai.

Belakangan ini Mourinho dan Conte saling berbalas komentar pedas di media. Berawal dari komentar Mourinho soal 'badut-badut' di lapangan, Conte kemudian membalas pernyataan manajer Manchester United itu.

Mourinho kembali menyerang Conte dengan menyinggung persoalan pengaturan skor. Conte kemudian menyebut Mourinho sebagai manusia kerdil. Manajer Chelsea itu juga tak menyesali setiap konfrontasinya dengan Mourinho.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Mourinho menganggap perang komentar dengan Conte sudah selesai. Dia mengaku sebenarnya tidak menikmati perseteruan dengan sesama manajer.

"Ketika saya memulainya, saya bertanggung jawab dan saya sudah kerap memulainya. Ketika saya tidak memulainya, agak lucu melihat orang lain berperilaku seolah-olah sebagai korban ketika mereka tidak demikian," Mourinho mengatakan seperti dikutip BBC.

"Tapi, sungguh, saya tidak menikmati (perang kata-kata dengan manajer rival). Itulah mengapa bagi saya ini sudah selesai."

Bukan kali ini saja Mourinho terlibat perang komentar dengan manajer lain di media. Namun bagaimanapun, Mourinho mengaku akan minta maaf lebih dulu kalau dia memang salah.

"Kadang-kadang itu salah saya. Kadang itu salah manajer lain," Mourinho melanjutkan.

"Dalam kasus saya, ketika saya pikir itu adalah salah saya dan menyadari saya harus berperilaku dalam cara yang berbeda, saya adalah orang pertama yang akan minta maaf, seperti dengan (Claudio) Ranieri ketika saya dapat kesempatan."

"Itulah mengapa hubungan kami berjalan dari buruk menjadi baik dan dari baik menjadi sangat baik karena saya cukup jantan untuk minta maaf," dia mengatakan.


(nds/din)











Hide Ads