Klopp beberapa hari lalu mengatakan bahwa Firmino hampir selalu tampil menawan di tiap laga, berbeda dengan dua rekannya, Sadio Mane dan Mohamed Salah.
Terlepas dari capaian 19 gol dan 11 assist di semua kompetisi musim ini, peran Firmino memang lebih dari sekadar menyerang. Kemampuan bertahan dan pressing dia sebagai pemain terdepan acap berujung pada gol Liverpool.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, saya tak pernah bahagia. Saya selalu menginginkan lebih dari diri ini. Hal tersebut tak akan berhenti sampai saya pensiun nanti. Saya seorang pemimpi dan selalu menginginkan lebih," ujarnya kepada Express.
"Saya menikmati momen ketika mencetak gol dan selalu berencana memberikan yang terbaik untuk menolong tim. Saya senang mencetak gol karena tahu itu sangat membantu rekan-rekan yang lain. Saya akan berusaha terus melakukan itu demi membantu Liverpool meraih kemenangan," tutur mantan pemain Hoffenheim itu.
Performa apik Firmino berujung pujian dari fans di media sosial. Tapi, dia tak mau terlalu memikirkan hal tersebut.
"Walau saya tak terlalu intens dengan media sosial, setiap saya membaca atau mendengar komentar positif, saya merasa menjadi sosok yang beruntung. Tapi, komentar tersebut tak akan masuk ke kepala. Saya akan terus memberikan yang terbaik pada tiap laga," tutup dia. (din/mrp)










































