DetikSepakbola
Jumat 09 Februari 2018, 06:32 WIB

Lovren Masih Kesal dengan Dua Penalti Spurs di Anfield

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Lovren Masih Kesal dengan Dua Penalti Spurs di Anfield Foto: Andrew Yates/Reuters
Liverpool - Pertemuan Liverpool dengan Tottenham Hotspur di Anfield pekan lalu memunculkan drama. Itu berkat dua penalti kontroversial yang didapat Spurs.

Liverpool dan Spurs bermain imbang 2-2 saat bertanding di Anfield dalam lanjutan Premier League, Minggu (4/2/2018) lalu.Tuan rumah dua kali unggul lewat Mohamed Salah, namun dua kali disamakan Spurs melalui Victor Wanyama dan Harry Kane.

Ada dua momen yang dinilai kontroversial di pertandingan ini, kedua-duanya melibatkan penalti untuk Spurs. Pada menit ke-85, wasit Jonathan Moss menghadiahkan penalti setelah menilai Kane dijatuhkan Loris Karius.

Kubu Liverpool protes terhadap penalti ini. Pertama karena Kane dalam posisi offside saat menerima umpan, lalu kedua kontak yang terjadi dengan Karius amat minim.


Ofisial pertandingan pun tak terlihat yakin dalam momen ini, karena Moss sempat berdiskusi dengan hakim garis. Sementara hakim garis berbalik bertanya ke wasit, apakah ada kontak antara Dejan Lovren dengan bola, yang itu akan berarti Kane dalam posisi onside.

Beruntung bagi Liverpool, Kane gagal menceploskan penalti ini setelah tendangannya ditepis Karius. Kedudukan pun tak berubah, masih 1-1 setelah gol Salah dan Wanyama.


Namun di menit-menit terakhir masa injury time, Liverpool kembali dihukum penalti. Tak kalah kontroversial, karena pada mulanya wasit tak menilai terjadi pelanggaran atas kontak antara Virgil van Dijk dengan Erik Lamela.

Pelanggaran diberikan setelah wasit melihat hakim garis mengangkat bendera tanda terjadi pelanggaran. Dari tayangan ulang, kontak terlihat minimal. Dari penalti ini, Kane mencetak gol dan menyelamatkan satu poin untuk Spurs.

"Saya masih tak percaya itu terjadi. Saya melihat dua situasi itu setelah pertandingan dan saya bahkan lebih terkejut lagi sejujurnya, karena di lapangan kejadiannya terlihat berbeda," kata bek Liverpool, Dejan Lovren, mengingat kejadian tersebut, seperti dikutip Sky Sports.

"Mungkin Anda pertama bilang, 'Oke itu penalti karena dia menyentuhnya' atau 'karena itu tak offside'. Tapi ketika Anda melihat gambar-gambarnya, kejadiannya terlihat lebih buruk. Saya benar-benar tak memahami aturan-aturan ini."

"Lalu saya melihat apa yang dikatakan para wasit satu sama lain 'Apakah dia menyentuh bolanya atau tidak'. Saya tak tahu persis apa yang kemudian dia katakan, tapi kemudian dia memberikan penalti."

"Tak bisa seperti itu. Anda perlu yakin 100 persen ketika Anda memberi penalti di menit ke-85 dan di menit ke-95," keluhnya.

Lovren dalam kesempatan ini juga menekankan pentingnya teknologi Video Assistant Referee (VAR). VAR sendiri belum diterapkan di Premier League, baru sebatas diuji coba di Piala Liga Inggris dan Piala FA.
(raw/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed