Kedua manajer akan bertarung kala Manchester City menjamu Chelsea, Minggu (4/3/2018) di Etihad. Kondisi kedua tim saat ini sedang berbanding terbalik.
Ketika The Citizens terus memperlihatkan superioritasnya, bahkan mampu mengalahkan Arsenal dua kali kurang dari satu pekan, The Blues malah mendapat hasil tak memuaskan pada dua laga terakhir: main 1-1 oleh Barcelona di Liga Champions dan kalah 1-2 dari Manchester United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chelsea sudah 7 kali kalah di Premier League musim ini. Bandingkan dengan musim lalu saat mereka hanya kalah lima kali sepanjang musim dan berakhir sebagai juara. Posisi Conte pun terus dispekulasikan walaupun ia mengaku tak tertekan.
"Jika Anda bertanya kepada saya di awal musim (akan kondisi Chelsea saat ini), jawabannya," kata Guardiola ketika ditanya mengenai perjalanan Chelsea musim ini dengan statusnya sebagai juara bertahan, seperti dilansir Sky Sports.
Terkait dengan itu, Guardiola pun menegaskan betapa Conte sebenarnya sudah sedemikian memberi warna baru di Premier League sejak menangani Chelsea musim panas 2016 lalu. Banyak yang tak menyadari hal tersebut.
"Ia memperkenalkan gaya penyerangan baru dengan lima bek, sistem baru, (dan) banyak tim, termasuk Arsenal, harus bersusah-payah untuk bisa mengimitasi hal yang sama," ucap Guardiola.
"Secara taktik, Conte adalah pakarnya, ia melakukan hal luar biasa di timnas Italia dan juga saat di Turin (melatih Juventus). Menurut saya Conte akan meninggalkan warisan di sepakbola Inggris. Saya yakin," tutur mantan pelatih Barcelona itu.
Pada pertemuan pertama di Stamford Bridge September silam, City menang tipis 1-0 atas Chelsea lewat gol semata wayang Kevin De Bruyne.
(krs/krs)










































