Ngoceh Agar Tidak Kepanjangan
Rabu, 29 Jun 2005 08:01 WIB
Jakarta - Melancarkan kata-kata protes kepada wasit dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang jamak dilakukan seorang pemain. Tapi kalau ingin ngoceh, hendaknya tidak panjang-panjang.Otoritas sepakbola Inggris Football Association (FA) dilaporkan tengah menggodok sebuah aturan untuk memberi wewenang kepada wasit untuk bersikap lebih keras dalam menghadapi pemain-pemain yang "cerewet".Fenomena pemain yang suka "pidato" mulai jadi isu nasional di Inggris sejak penyerang Manchester United Wayne Rooney tertangkap kamera nyerocos dengan kata-kata kasar kepada wasit saat timnya bertandang ke markas Arsenal.Oleh beberapa kalangan perilaku Rooney tersebut dinilai negatif karena bisa menjadi contoh buruk buat fans di kalangan anak muda, terlebih anak-anak. Dikatakan ketua eksekutif FA Brian Barwick, pihaknya berharap agar para pemain bisa mengendalikan perangai mereka dengan menghindari perdebatan terlalu lama dengan wasit, terutama jika melakukannya dengan bahasa verbal yang tidak semestinya."Kami semua menyadari ada elemen-elemen dari perilaku pemain. Di lapangan, kebanyakan di antaranya adalah penggunaan bahasa menghina dan nyerocos panjang lebar kepada ofisial pertandingan. Ini perlu perhatian serius menjelang kompetisi musim baru," papar Barwick dilansir AFP, Selasa (28/6/2005).Kabarnya, demi meminimalisir hal tersebut, wasit diberi lampu hijau untuk tidak segan-segan mencabut kartu kuning kepada pemain yang melakukannya. Bahkan kalau sudah dirasa kelewatan, bisa saja ia mengusir si pemain dari lapangan.Jadi, mulut harap dijaga. (a2s/)











































