Trio Glazer Tinggalkan Old Trafford
Jumat, 01 Jul 2005 01:44 WIB
Jakarta - Setelah disambut demonstrasi, tiga anak pemilik baru Manchester United, Malcolm Glazer, akhirnya bisa juga berkeliling Old Trafford dengan aman.Joel, Avi, dan Bryan Glazer, yang diangkat ayahnya sebagai anggota komisaris MU, kembali menyambangi stadion klub tersebut pada hari Kamis (30/5/2005) pagi setempat, atau beberapa jam setelah dipaksa meninggalkan Old Trafford dengan kawalan polisi karena dihadang ratusan fans yang marah.Trio Glazer itu kemudian ditemui direktur MU Sir Bobby Charlton, eks ketua Martin Edwards, dan sekretaris klub Maurice Watkins. Kepada ketiganya dan beberapa staf lain mereka memaparkan gambaran rencana untuk membangun MU di masa depan.Ketiga anak Glazer itu juga mengunjungi Manchester United's Megastore yang berada di kawasan Old Trafford. Tidak diketahui apakah ada barang yang mereka beli untuk sekadar 'beramah tamah" dengan orang-orang yang nantinya akan jadi karyawan mereka itu.Sementara Charlton, dari hasil pembicaraan tersebut, mengaku cukup senang mendengar penjelasan Trio Glazer. "Saya seperti fans yang lain. Saya bangun di waktu malam dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada klub saya," tutur pemain legendaris "Setan Merah" itu."Tapi mereka menghilangkan banyak airmataku. Saya tanyakan mereka tentang masa depan klub ini dan orang-orang yang ada di dalamnya. Mereka ternyata mau menerima semuanya dan mengatakan akan melakukan apapun demi kesuksesan klub ini.""Saya tak lagi mengkhawatirkan masa depan Manchester United. Saya kini berpikiran terbuka dan merasa senang bahwa mereka takkan melakukan banyak perubahan," tambah Charlton dikutip BBC."Mereka ternyata mengetahui semua sejarah klub ini, tentang (musibah pesawat) Munich 1958 dan apa yang terjadi di sana. Saya pikir klub ini lebih besar daripada keluarga Glazer, para pemain, ataupun para direktur yang sebelumnya ada di sini." Diberitakan sebelumnya, pada Rabu malam waktu setempat Trio Glazer didemo sekitar 500 orang di luar Old Trafford. Banyak dari demonstran meneriakkan "matilah kau, Glazer, mati". Akibat aksi tersebut polisi yang berjumlah seratusan menggunakan pentungan dan mengerahkan anjing untuk menghalau barikade suporter yang mencoba menghalangi jalan keluar Glazer Bersaudara. Dilaporkan, dua orang ditahan dari insiden ini, masing-masing berusia 19 dan 15 tahun.Demonstrasi itu juga memaksa Joel, Avi, dan Bryan Glazer membatalkan rencananya menginap di hotel yang berada di pusat kota Manchester. Mereka dijadwalkan pulang ke AS hari Kamis malam dan belum diketahui kapan akan kembali ke Manchester. Namun mereka diharapkan memaparkan rencana-rencana untuk klub di kanal MUTV hari Jumat. (a2s/)











































