DetikSepakbola
Selasa 14 Agustus 2018, 12:30 WIB

Tentang Penalti Jorginho yang Unik Itu

Doni Wahyudi - detikSport
Tentang Penalti Jorginho yang Unik Itu Jorginho melepaskan tendangan penalti yang unik saat menjalani debut bersama Chelsea di Liga Inggris (Will Russel/Getty Images)
Jakarta - Beberapa media Inggris menyanjung penalti Jorginho saat Chelsea menang telak atas Huddersfield. Benarkah penalti itu keren? Atau sebenarnya dilarang?

Jorginho mengawali debutnya di Premier League dengan membuat satu gol yang memberi Chelsea kemenangan 3-0 atas Huddersfield Town. Gelandang yang baru diboyong dari Napoli itu mencatatkan namanya di papan skor melalui titik penalti.

Cara Jorginho menendang penalti lantas jadi perhatian banyak orang dan media-media Inggris. Beberapa menyebut penalti Jorginho sebagai 'eksekusi yang dingin', sementara yang lain mempertanyakan keabsahannya.

Gaya Jorginho saat mengeksekusi penalti memang tidak biasa, setidaknya di Liga Inggris. Setelah mengambil ancang-ancang dan berlari beberapa langkah, dia mengubah ritme ayunan kakinya sesaat sebelum melepaskan tembakan.



Jorginho seperti melakukan lompatan kecil, itu membuat kiper terkecoh. Dari momen itu dia bisa mengarahkan bola ke posisi yang berlawanan dengan arah jatuhnya penjaga gawang.



"Tendangan penalti paling dingin yang pernah Anda lihat," tulis NBC Sport.

Gaya penalti kedut menjelang menendang bola sebenarnya sudah menjadi trademark gelandang berdarah Brasil itu. Saat di Napoli dia sering menggunakannya. Beberapa berhasil, meski ada juga yang gagal.

Beberapa pemain lain juga menggunakan teknik yang serupa, meski tak sama. Salah satunya Mario Balotelli. Super Mario kerap melambatkan tempo langkahnya sesaat sebelum menyepak bola. Tujuannya adalah untuk membuat kiper lebih dulu bergerak, baru dia kemudian menendang bola ke arah berlawanan.

Lionel Messi pun pernah melakukannya, meski dia malah dapat kartu kuning dan penalti diulang.

Apa yang dilakukan Balotelli dan Messi dikenal dengan Paradinha. Sebuah istilah dalam bahasa Portugal yang berarti 'berhenti sejenak'. Kabarnya teknik ini pertama diperkenalkan oleh Pele pada Piala Dunia 1970 di Meksiko.







Tapi pada 2010, beberapa bulan sebelum kick-off Piala Dunia 2010, IFAB, asosiasi pembuat aturan resmi sepakbola FIFA, melarang penggunaan Paradinha di Piala Dunia dan turnamen-turnamen resmi.

Apakah teknik penalti Jorginho termasuk Paradinha?

"Itu aneh. Dia (Jorginho) melompat sebelum menendang penalti dan Ben (Hamer) sudah lebih dulu menjatuhkan badannya. Jadi saya tak tahu kenapa wasit tidak memutuskan mengulang penalti," protes striker Huddersfield, Steve Mounie.

"Itu sedikit aneh. Wasit harus menjelaskan pada kami karena saya tak tahu kenapa penalti itu tidak diulang," tandasnya.

Jika dilihat kembali tendangan Jorginho, beberapa pihak menilai dia tidak melakukan Paradinha. Jorginho memang tidak berhenti (sejenak) sebelum menendang bola. Yang dia lakukan adalah mengubah ritme ayunan kaki, dari yang sebelumnya berlari menjadi lompatan.

Bagaimana menurut kamu?
(din/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed