DetikSepakbola
Kamis 16 Agustus 2018, 16:50 WIB

Jangan Tangan Kosong Lagi, Liverpool

Redzi Arya Pratama - detikSport
Jangan Tangan Kosong Lagi, Liverpool Saatnya Liverpool dapat trofi lagi musim ini? (Andrew Yates/Reuters)
Liverpool - Kalau ada klub Premier League yang paling siap menyambut musim baru, maka Liverpool pantas berada di posisi paling atas. Mereka (harusnya) bisa dapat trofi.

"Sudah seharusnya ekspektasi tinggi. Kami berada di Liverpool. Ini adalah klub besar yang mana ekspektasi selalu tinggi karena sejarah hebat menjadi pemenang di sini," seru James Milner tentang status Liverpool yang diunggulkan untuk bisa dapat piala musim ini, dikutip dari Liverpool Echo.

Terakhir kali Liverpool meraih trofi adalah ketika menjadi kampiun Piala Liga Inggris 2011-2012 di bawah asuhan Kenny Dalglish. Setelah itu mereka tak lagi mampu lagi membawa trofi ke Anfield.



Pada era manajerial Juergen Klopp, Liverpool sebenarnya berhasil tiga kali tampil di final, yakni Liga Europa, Piala FA, dan terakhir Liga Champions. Tapi The Reds selalu takluk di laga-laga.

"Kami berekspektasi untuk menang pada tiap laga, siapapun lawannya. Ketika sudah menginjak lapangan, semua tergantung kami untuk bertanggung jawab dan mengatasi tekanan," tambah Milner.

"Saya sudah di sini selama tiga tahun dan sepanjang waktu tersebut kami mencapai tiga final, sudah sangat dekat untuk memenangi gelar. Anda bisa melihat perkembangan tim sejak manajer (Klopp) berada di sini. Kami kapabel untuk mengalahkan semua tim," lanjut dia.



Meski musim lalu finis keempat Liverpool dipercaya akan menjadi pesaing utama dalam persaingan menjadi juara di tahun ini. The Reds telah mendatangkan pemain-pemain terbaik untuk posisi yang sebelumnya mereka terbilang lemah.

"Tim telah berubah dan kami terus maju ke depan. Tapi, saya pikir waktunya untuk mencapai garis dan memenangi gelar. Itu memang memberikan tekanan bagi kami, tapi itu juga yang diekspektasikan pada klub ini."

"Meraih trofi adalah sesuatu yang sudah siap kami rasakan. Tapi, meraih trofi pertama (setelah sekian lama) selalu menjadi yang tersulit. Jika kami berhasil melakukannya, mudah-mudahan ke depannya banyak hal juga akan datang," tutur Milner.
(din/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed