Jadi Juara, Siap-Siap Tanpa Gelar

Jelang Community Shield

Jadi Juara, Siap-Siap Tanpa Gelar

- Sepakbola
Sabtu, 06 Agu 2005 00:00 WIB
Jakarta - Bila Arsenal dan Chelsea mempercayai hal-hal yang berbau mistis, mungkin mereka tidak ingin menjadi juara di Community Shield. Pasalnya data menunjukkan bahwa mayoritas tim yang menjuarai ajang ini, diakhir musim mereka bakal tanpa gelar.Hal yang sangat aneh memang, tapi begitulah kenyataannya. Lihat saja dalam 20 pagelaran Community Shield (dulu disebut Charity Shield) terakhir. Tercatat hanya Manchester United dan Liverpool yang bisa mengangkat tropi Liga Inggris di musim yang sama saat mereka memenangi pertandingan pembuka musim ini. MU menorehkan prestasinya ini pada musim 1993-1994 dan 1996-1997, sementara Liverpool pada tahun 1989-1990.Tidak hanya diajang Liga Premier, turnamen Piala FA juga terkena imbasnya. Hanya tiga tim yang bisa merebut gelar Piala FA setelah memenangi Community Shield pada musim yang sama. Mereka adalah Arsenal (2002-2003 dan 2004-2005), MU (1993-1994 dan 2003-2004) dan Liverpool (1988-1989).Cukupkah sampai disitu? Tidak. Di ajang Piala Liga dan kompetisi antar klub Eropa, tim yang menggondol tropi Community Shield bahkan tidak ada yang berhasil meraih satu gelar pun di dua ajang itu.Anehnya lagi, tim yang gagal meraih tropi ini malah terhitung sukses di kompetisi domestik maupun Eropa. Arsenal misalnya, di musim 2003-2004 mereka harus takluk dari MU saat berlaga di Community Shield dalam drama adu penalti. Namun The Gunners akhirnya sukses menjuarai Liga Inggris pada tahun itu dengan catatan tak terkalahkan yang mengagumkan.MU juga pernah mengalaminya dan bisa disebut lebih fenomenal lagi. Musim 1998-1999 mereka sukses meraih treble winner (Piala FA, Liga Inggris dan Liga Champions), padahal di ajang Charity Shield mereka tunduk dari Arsenal 3-0.Kok bisa begitu? Bisa jadi karena tim yang bermain tidak ingin menunjukkan kekuatan sebenarnya saat berlaga di ajang ini. Hitung-hitung Community Shield merupakan laga persahabatan.Tapi, benarkah ajang ini merupakan laga persahabatan? Kalo pun benar partai ini dianggap sebagai laga persahabatan, mengapa muncul 18 kartu kuning dan dua kartu merah dari lima pertandingan terakhir? Bukankah ini menunjukkan betapa seriusnya anggapan tim yang bertanding?Tak ada yang bisa menjawab secara pasti mengenai pertanyaan ini. Tapi apapun alasannya, ajang ini merupakan salah satu tempat untuk bisa memperoleh tropi kejuaraan yang bisa mereka tambahkan di lemari tropi mereka. Jaminan seru? Semoga saja. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads