Di saat tim-tim rival memperkuat skuat masing-masing dengan mendatangkan pemain-pemain baru, Spurs memilih pasif di bursa transfer. The Lilywhites tak merekrut satu pun pemain baru pada musim panas ini. Keputusan tersebut memunculkan tanda tanya soal seberapa tangguh Spurs untuk bersaing dengan rival-rivalnya di Premier League musim ini.
Selain soal ketiadaan pemain baru, Spurs juga dihadapkan pada persoalan stadion kandang. Stadion baru mereka sampai sekarang belum siap dipakai. Alhasil, mereka harus kembali "mengungsi" ke Wembley, paling tidak sampai bulan Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tottenham Tunda Kepindahan ke Stadion Baru |
Faktor-faktor tersebut membuat Pochettino merasa akan menjalani musim paling berat selama menjadi manajer Spurs. Ia sekarang meminta lebih dari semua elemen timnya.
"Untuk segalanya, bagi saya ini akan menjadi musim paling berat dan saya pikir jika kami ingin sukses kami harus memberikan lebih daripada yang terbaik," ujar Pochettino yang dikutip FourFourTwo.
"100 persen tak cukup, harus 200 persen. Kami tahu bahwa ini akan menjadi musim berat dan karena kami adalah para petarung, kami ingin bertarung," tambahnya.
"Kami ingin bangga pada akhirnya, kami ingin sukses, dan kami tak ingin mengeluh atau mencari-cari alasan. Saya adalah seorang pemenang dan menyukai tantangan. Itulah kenapa saya merasa penuh energi. Kami ingin berjuang lagi," kata manajer asal Argentina itu.
Baca juga: Tottenham Jangan Sampai Kendur |
Spurs mengawali Premier League musim ini dengan menang 2-1 di kandang Newcastle United. Mereka akan menjamu tim promosi Fulham di Wembley pada Sabtu (18/8/2018).
(mfi/fem)











































