Klimaks Dendam 10 Tahun Chelsea

Jelang Chelsea vs Arsenal

Klimaks Dendam 10 Tahun Chelsea

- Sepakbola
Jumat, 19 Agu 2005 07:19 WIB
Jakarta - Chelsea memang ditakuti oleh klub manapun di dunia, tetapi tidak Arsenal. Dalam sepuluh tahun terakhir, The Blues tidak sekalipun menang di Liga Inggris. Inikah klimaksnya?Musim lalu Chelsea berhasil menjuarai Liga Premier dengan keunggulan 12 poin dari Arsenal di posisi kedua. Itulah pertama kalinya Chelsea menjuarai liga setelah menanti selama 50 tahun.Namun bukan berarti tim asuhan Jose Mourinho mampu mengangkangi semua klub Inggris. Karena nyatanya Arsenal masih belum mereka kalahkan, sejak terakhir kali September 1995. Musim lalu Chelsea imbang 2-2 di Highbury dan 0-0 di Stamford Brifdge.Hari Minggu (21/8/2005) mendatang, John Terry cs kembali mendapat kesempatan untuk mematahkan dominasi Arsenal atas mereka. Apalagi Chelsea akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stamford Bridge.Chelsea sebenarnya telah membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan Arsenal, setidaknya ini terjadi di Liga Champions musim lalu dan terakhir di Community Shield dua pekan lalu. Pengalaman inilah yang dijadikan Terry cs sebagai pemicu semangat. Apalagi dengan tidak adanya lagi Patrick Viera bersama The Gunners, lini tengah bakal menjadi milik Chelsea yang menyimpan segudang gelandang tangguh.Pekan lalu Chelsea kembali mendatangkan amunisi baru yakni Michael Essien dari Olympic Lyon. Kedatangan pemain asal Ghana itu membuat Mourinho memiliki pilihan gelandang lebih banyak jika para pemainnya tampil kurang fokus seperti saat harus bersusah payah mengatasi klub promosi Wigan 1-0 pekan lalu.Jika melihat sisi positifnya, maka pertandingan internasional pekan ini menunjukkan kedua tim bakal memiliki ujung tombak yang siap tempur. Striker Arsenal Thierry Henry mencetak satu gol untuk Prancis yang kebetulan mengatasi Pantai Gading yang diperkuat striker Chelsea Didier Drogba. Namun "Pasukan Biru" masih memiliki satu penyerang lain yakni Arjen Robben yang mencetak dua gol untuk Belanda saat menjamu Jerman.Meski demikian kekhawatiran tetap saja ada, karena sebagian besar timnya merupakan pemain inti di negara masing-masing. Jika melihat efek negatifnya, bisa saja kondisi fisik mereka yang turun di pertandingan tengah pekan ini masih belum pulih. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads